Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Lebaran, Dishub Kabupaten Cianjur Hentikan Sementara Angkutan Umum

📅 Rabu, 11 Mar 2026, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Lebaran, Dishub Kabupaten Cianjur Hentikan Sementara Angkutan Umum Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memastikan angkutan umum di Terminal Cipanas, tidak beroperasi selama musim mudik dan balik lebaran 2026.

CIANJUR – Meliburkan sebagian layanan angkutan umum menjelang arus mudik Lebaran dapat menjadi langkah strategis untuk mengelola lonjakan mobilitas masyarakat.

Kebijakan ini memberi ruang bagi operator transportasi melakukan penyesuaian operasional, seperti perawatan armada, pengaturan jadwal, hingga redistribusi kendaraan ke jalur-jalur yang diperkirakan mengalami lonjakan penumpang. Dengan begitu, kapasitas layanan pada puncak arus mudik dapat lebih optimal.

Dari sisi keselamatan dan manajemen lalu lintas, jeda operasional juga membantu mengurangi kepadatan kendaraan di titik-titik tertentu serta meminimalkan risiko kecelakaan akibat kelelahan pengemudi.

Secara keseluruhan, kebijakan ini bukan sekadar penghentian layanan sementara, melainkan bagian dari strategi pengaturan mobilitas agar arus mudik berlangsung lebih tertib, aman, dan efisien.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meliburkan angkutan kota di Terminal Cipanas menjelang mudik Lebaran 2026 guna antisipasi macet total saat volume kendaraan meningkat di sepanjang jalur Puncak-Cipanas.

Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan Cianjur Eri Haryanto di Cianjur, Selasa (10/3), mengatakan mereka bersama kepolisian telah menggelar rapat bersama guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat mudik dan balik Lebaran 2026.

Hasilnya angkutan umum berwarna kuning berbagai jurusan di Terminal Cipanas, diliburkan selama empat hari tepatnya pada tanggal 22-24 Maret dan pada tanggal 27-28 Maret, dimana hasilnya segera disosialisasikan pada pengemudi angkutan umum.

"Langkah tersebut sebagai upaya mencegah terjadinya antrean kendaraan yang dapat memicu terjadinya macet total hingga berjam-jam di sepanjang jalur Puncak-Cianjur saat musim mudik dan balik lebaran," katanya.

Dishub, menurut dia, segera melakukan sosialisasi pada sopir angkutan umum dan masyarakat terkait kebijakan diliburkan-nya angkutan umum warna kuning berbagai jurusan di Cipanas, dan akan mendapat kompensasi dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang tercatat jumlah penerima sebanyak 1.447 orang terdiri dari 943 sopir dan 504 pemilik angkutan umum, sehingga selama diliburkan mereka akan mendapat uang kompensasi sebesar Rp200 ribu per sopir per hari.

"Penyaluran kompensasi langsung ke masing-masing rekening penerima sopir atau pemilik angkutan umum, sehingga mereka diminta untuk mematuhi larangan beroperasi selama empat hari tersebut," katanya.

Sehingga, lanjutnya, dishub berharap seluruh sopir dan pemilik angkutan umum yang mendapat kompensasi dapat mematuhi larangan tidak beroperasi selama empat hari tersebut, karena pengawasan dan penempatan petugas akan dilakukan.

"Kami meminta seluruh lapisan masyarakat terutama di Kecamatan Cipanas, Pacet dan Sukaresmi, mendukung dan menjaga kelancaran dan ketertiban arus lalulintas selama musim mudik dan balik lebaran 2026," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
Daerah
Sistem Merit Manajemen untu...

Penerbangan dari Surabaya ke Jakarta dan Bandung Kembali Normal

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Penerbangan dari Surabaya k...
Advertisement
Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

Setelah Dinyatakan Aman dari Abu Vulkanik, Semua Bandara Resmi Dibuka

08 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.