Enam Orang Tewas dalam Kebakaran Bus di Swiss yang Diduga Tindakan Sengaja
📅 Rabu, 11 Mar 2026, 12:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPada dini hari tanggal 1 Januari, sebuah bar di resor ski Crans-Montana terbakar saat orang-orang merayakan Tahun Baru. Sebanyak 41 orang tewas, dan 115 lainnya terluka.
Petugas pemadam kebakaran bekerja di dekat reruntuhan bus yang terbakar.
Lihat gambar dalam layar penuh
Petugas pemadam kebakaran bekerja di dekat puing-puing bus yang terbakar. Foto: Harold Cunningham/Getty Images
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya terkejut dan sedih bahwa orang-orang di Swiss sekali lagi kehilangan nyawa mereka dalam kebakaran serius,” kata presiden Swiss, Guy Parmelin, pada X.
“Situasi sedang diselidiki. Saya ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal di Kerzers. Saya juga turut mendoakan para korban luka dan petugas layanan darurat.”
Bus yang terlibat adalah bus pos, sebuah kendaraan yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan Swiss.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bus-bus kuning yang khas ini melayani daerah-daerah yang lebih terpencil, menghubungkan mereka dengan kota-kota, sambil mengangkut surat dan paket.
Perangkat tersebut digunakan oleh sekitar setengah juta orang setiap hari, terutama anak-anak sekolah.
“Kabar tragis ini sangat memengaruhi kita semua. Doa kami bersama para korban luka dan keluarga dari yang meninggal. Tim dukungan psikologis akan tersedia bagi staf mulai Rabu,” kata PostBus, menurut kantor berita Keystone-ATS Swiss.
Pihak kepolisian mengatakan operasi pemulihan dan pengamanan masih berlangsung di Kerzers dan mengimbau masyarakat untuk menjauhi area tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!