Volume Sampah di TPA Kopiluhur Cirebon Meningkat Drastis Selama Ramadan
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 16:30 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
CIREBON - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar) menyebutkan volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur mengalami peningkatan signifikan selama Ramadan 2026.
Kepala UPT TPA Kopiluhur DLH Kota Cirebon Entis Sutisna di Cirebon, Selasa (10/3), mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari frekuensi kendaraan pengangkut sampah yang masuk ke lokasi pembuangan.
Ia menjelaskan pada kondisi normal volume sampah yang masuk ke TPA Kopiluhur sekitar 200 ton per hari, namun selama Ramadhan jumlahnya mengalami kenaikan.
“Sekarang ini intensitas sampah tinggi, apalagi saat Ramadhan. Kalau kita lihat data, yang tadinya satu lokasi itu satu rit (jalan bolak-balik) truk, sekarang bisa menjadi tiga rit,” katanya.
Menurut dia, peningkatan volume sampah tersebut dipengaruhi aktivitas masyarakat yang lebih tinggi selama Ramadhan, terutama dari sektor rumah tangga dan perdagangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Entis menuturkan TPA Kopiluhur memiliki luas sekitar 14 hektare, dengan sekitar delapan hektare di antaranya saat ini telah terisi timbunan sampah, bahkan di area pintu masuk ketinggiannya mencapai sekitar 15 meter.
Ia menyebutkan tumpukan sampah pada area dekat pintu masuk tersebut disebabkan faktor musim hujan yang memengaruhi proses pembuangan sampah di area TPA.
Setelah hujan, kata dia, kondisi jalan menjadi rawan amblas sehingga jalur menuju titik pembuangan terkadang sulit dilalui kendaraan pengangkut sampah untuk masuk ke area dalam TPA.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, pihaknya saat ini menyiapkan jalur pembuangan baru di bagian bawah area TPA sebagai solusi agar proses pembuangan sampah tetap berjalan.
“Untuk buangan di depan sudah tidak bisa, jadi kami membuat jalan ke bawah untuk pembuangan. Sekarang sedang dicoba karena cuaca sedang terang,” ujarnya.
Ia berharap akses menuju lokasi pembuangan dapat diperbaiki, salah satunya dengan pengecoran jalan sehingga tidak lagi terkendala cuaca.
Menurut dia, perbaikan akses tersebut diperlukan agar proses pembuangan sampah tetap lancar meski terjadi hujan.
Selain itu, pengelola TPA Kopiluhur juga tengah menyiapkan penerapan sistem sanitary landfill sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan sampah di lokasi tersebut.
“Mudah-mudahan tumpukan di area dekat pintu masuk itu, secara bertahap bisa berkurang,” ucap dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!