Gebrakan Baru, FIFA Gandeng Lenovo Jadi 'Otak' Teknologi Tunggal Piala Dunia 2026
📅 Selasa, 10 Mar 2026, 17:40 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Adimas Raditya
HONG KONG - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan raksasa teknologi Lenovo sebagai mitra teknologi tunggal untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Melalui kemitraan ini, Lenovo akan mengerahkan keunggulan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mengintegrasikan data operasional yang kompleks di 16 kota penyelenggara yang tersebar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Langkah ini menandai babak baru bagi FIFA dalam menyederhanakan manajemen logistik dan keamanan untuk turnamen terbesar sepanjang sejarah yang akan diikuti oleh 48 tim nasional tersebut.
Chief Technology and Delivery Officer Solutions & Services Group Lenovo, Art Hu menyampaikan bahwa Lenovo akan menggunakan teknologi terkini untuk membantu mengelola kompleksitas operasional turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
"Lenovo adalah mitra teknologi pertama FIFA di tingkat global. Jadi, kami harus membangun kepercayaan menggunakan keunggulan teknologi kecerdasan buatan (AI)," ujar Art Hu dalam acara Lenovo Tech World 2026 di Hong Kong, Selasa.
Ia menjelaskan bahwa kompleksitas penyelenggaraan Piala Dunia 2026 jauh melampaui turnamen-turnamen sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan 104 pertandingan yang tersebar di 16 kota di tiga negara, berbagai aspek operasional seperti pengawasan kompetisi, wasit, pelatih, keamanan daring, siaran resmi, hingga keamanan fisik di stadion harus terintegrasi dengan baik.
"Hal-hal ini sebenarnya merupakan data yang terisolasi. Kami membantu FIFA mengumpulkan semua data tersebut sehingga tidak perlu menghabiskan waktu untuk mencarinya dan kami dapat mengurangi hambatan komunikasi antarberbagai departemen mereka," tambah Art Hu.
Pada kesempatan yang sama, Chief Business Officer FIFA, Romy Gai menyambut positif kemitraan dengan Lenovo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kontrak biasa, melainkan komitmen jangka panjang.
Sebelumnya, FIFA harus bekerja sama dengan berbagai mitra berbeda untuk memenuhi kebutuhan teknologinya.
"Di masa lalu kami terpaksa menggunakan pemasok yang berbeda untuk berbagai kebutuhan kami. Akhirnya, memiliki satu perusahaan yang dapat menjawab semua pertanyaan dan kebutuhan kami dengan hasil yang memuaskan," ujar Romy Gai.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Lenovo sebagai mitra teknologi memberikan rasa aman bagi FIFA.
Dengan dukungan penuh dari satu mitra, FIFA dapat lebih fokus menyelenggarakan acara terbesar tanpa harus khawatir dengan masalah teknis di balik layar.
Menurut Romy, Piala Dunia 2026 akan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya 48 tim bermain di tiga negara tuan rumah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!