Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Outlook Fitch Negatif, HKI Desak Pemerintah Perkuat Kredibilitas Kebijakan dan Percepat Realisasi Investasi Industri

📅 Senin, 09 Mar 2026, 11:09 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Industrialisasi tidak bisa berjalan di tengah ketidakpastian. Investor membutuhkan kepastian bahwa kebijakan ekonomi Indonesia stabil dan dapat diprediksi dalam jangka panjang. Jika sinyal negatif ini tidak segera ditangani, Indonesia berisiko kehilangan momentum industrialisasi yang sedang dibangun,” kata Ahmad Maruf.

HKI menegaskan bahwa menjaga kepercayaan investor global harus menjadi prioritas nasional. Dengan kebijakan ekonomi yang kredibel, disiplin fiskal yang kuat, serta tata kelola yang transparan, Indonesia diyakini mampu mengembalikan kepercayaan pasar dan memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan industri baru di kawasan Asia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Open Base Lanud Hang Nadim

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Open Base Lanud Hang Nadim
Ekonomi
Pemasangan jaring untuk pro...
Nasional
Kapal Qi Jiguang dan Kunlun...

Karapan sapi di Bangkalan Madura

43 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Karapan sapi di Bangkalan M...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.