Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkeu Purbaya: Daya Beli Masyarakat Masih Aman

📅 Senin, 09 Mar 2026, 20:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu Purbaya: Daya Beli Masyarakat Masih Aman Doc: Antara
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3

Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, daya beli masyarakat masih tetap aman dan perekonomian masih jauh dari krisis usai melakukan inspeksi dadakan (sidak) di Pasar Tanah Abang, Jakarta.

Purbaya kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/3) mengaku, mengunjungi Pasar Tanah Abang lantaran mendengar spekulasi bahwa perekonomian nasional sedang menuju resesi, yang salah satu indikasi terduga adalah pasar yang makin sepi.

Sementara, menurut Purbaya, berbagai indikator ekonomi menunjukkan bahwa perekonomian nasional dalam kondisi yang baik.

“Ternyata betul, daya beli masih ada, orang masih belanja, dan pasar masih ramai. Saya datang ke sana, tiba-tiba banyak orang ngumpul. Artinya, di sekeliling kita kan masih banyak orang yang lagi belanja,” ujarnya.

Bendahara negara menerjemahkan kerumunan orang yang belanja di pasar itu sebagai sinyal bahwa ekonomi masih dalam kondisi yang terjaga.

Maka dari itu, dia optimistis perekonomian Indonesia jauh dari potensi resesi.

“Artinya, daya beli masyarakat sepertinya sedang membaik dan kita tidak resesi, apalagi krisis. Kita jauh dari krisis. Jadi, ekonomi kita sedang bagus,” tambahnya.

Dia pun memastikan bakal mengambil kebijakan yang bisa meredam dampak lonjakan harga minyak ketika harga sudah di luar kendali Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) nantinya.

APBN, kata dia, akan dipersiapkan semaksimal mungkin untuk menjadi peredam atas gejolak ekonomi (shock absorber).

Terkait kenaikan harga minyak, Purbaya memberi waktu satu bulan untuk mengevaluasi potensi penyesuaian APBN.

Untuk sejauh ini, Purbaya berpendapat rerata perkembangan harga minyak masih di bawah kapasitas maksimal APBN.

“Jangan cepat menyimpulkan harga akan 100 dolar AS terus. Kami akan lakukan asesmen dari waktu ke waktu. Hitungan berubah terus sesuai keadaan, sekarang belum 100 dolar AS kan rata-ratanya. Masih di bawah itu, jadi tenang dulu,” jelas Menkeu.

Dia juga belum berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia. Menurutnya, anggaran fiskal masih cukup untuk menampung gejolak saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
  • Perkuat Kesiapan Awak Kapal, Kemenhub Gelar Workshop Safety Training untuk Hadapi Situasi Darurat
    Langkah sinergis Ditjen Hubla dan manajemen PT PELNI ...
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

Jadwal Asian Games: Kontingen Merah Putih Bakal Tanding di 15 Cabor

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.