Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Diprediksi Melemah Dipicu Sentimen Lonjakan Harga Minyak Dunia

📅 Senin, 09 Mar 2026, 08:45 WIB | Oleh:
IHSG Diprediksi Melemah Dipicu Sentimen Lonjakan Harga Minyak Dunia Doc: antara foto
Ket. IHSG ditutup turun

JAKARTA - Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada perdagangan hari ini, Senin (9/3).

Adapun salah satu sentimen pemicunya yaitu melonjaknya harga minyak mentah di tingkat global, yang mana telah menyentuh di atas level 100 dolar Amerika Serikat (AS) per barel.

"Berdasarkan analisis teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah terbatas dengan support dan resistance 7.460- 7.860," ujar Nico dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari konflik di kawasan Timur Tengah, pasukan AS dan Israel dilaporkan menargetkan sejumlah fasilitas militer dan menyerang infrastruktur energi Iran, termasuk depot penyimpanan minyak dan fasilitas terkait di sekitar Teheran dan provinsi Alborz, yang memicu kebakaran besar.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan rudal balistik dan drone ke Israel serta menargetkan aset militer AS, termasuk pangkalan di beberapa negara Timur Tengah

Konflik yang terus berlanjut meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan perdagangan minyak dunia, mengingat kawasan Timur Tengah dan Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi energi global.

Pada pagi ini pukul 07.50 WIB, Harga minyak global, di antaranya Crude Oil WTI tercatat telah menyentuh level 109,82 dolar AS per barel dan Brent Oil menyentuh 109,53 dolar AS per barel.

"Kami menilai eskalasi serangan terhadap fasilitas energi Iran berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia karena meningkatkan risiko gangguan pasokan, terutama jika konflik mempengaruhi jalur pelayaran di Selat Hormuz yang menyalurkan sekitar seperlima perdagangan minyak global," ujar Nico

Dari dalam negeri, pemerintah membuka opsi penyesuaian anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG), ataupun kenaikan harga BBM bersubsidi apabila lonjakan harga minyak dunia menekan APBN 2026.

Tanpa penyesuaian kebijakan, defisit APBN berpotensi melebar hingga 3,6 persen dari PDB.

Kebijakan efisiensi belanja dan penundaan proyek infrastruktur dapat membantu menjaga disiplin fiskal dan menahan pelebaran defisit APBN.

Namun demikian, langkah tersebut berpotensi memperlambat realisasi proyek pembangunan dan aktivitas ekonomi di sektor konstruksi.

"Sementara itu, apabila pada akhirnya pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi, dampaknya bisa memicu kenaikan inflasi,meningkatkan biaya transportasi dan logistik, serta menekan daya beli masyarakat," ujar Nico.

Pada perdagangan Jumat (6/3), bursa saham AS di Wall Street kompak melemah, di antaranya indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,95 persen ke level 47.501,55, indeks S&P 500 melemah 1,33 persen ke 6.740,02, dan indeks Nasdaq Composite turun 1,59 persen ke 22.387,68.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.