Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Harga Telur hingga Cabai Rawit Picu Kenaikan Indeks Perkembangan Harga Jelang Lebaran

📅 Senin, 09 Mar 2026, 11:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Harga Telur hingga Cabai Rawit Picu Kenaikan Indeks Perkembangan Harga Jelang Lebaran Doc: ANTARA
Ket. Komoditas telur yang dijual pedagang di Pasar Johar, Jakarta.

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, bawang merah, dan cabai rawit menjadi penyumbang kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tiga provinsi Indonesia pada minggu pertama Maret 2026.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan DKI Jakarta mengalami kenaikan IPH hingga 3,39 persen, Nusa Tenggara Barat 2,67 persen ,dan Sulawesi Barat 1,41 persen. Ketiga provinsi tersebut yang mengalami kenaikan IPH paling tinggi pada periode menjelang Lebaran.

"Kalau kita perhatikan dari IPH, mayoritas adalah cabai rawit, daging ayam ras, lalu ada beberapa telur ayam ras," ujar Amalia dalam Rapat Pengendalian Inflasi Daerah dipantau secara daring di Jakarta, Senin (09/3).

Di Provinsi DKI Jakarta, kenaikan IPH disumbang oleh daging ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit. Provinsi Nusa Tenggara Barat dipicu oleh cabai rawit, daging sapi, dan bawang merah. Sementara Provinsi Sulawesi Barat dipengaruhi oleh daging ayam ras, ikan kembung, dan cabai rawit.

Amalia menyampaikan kenaikan IPH di wilayah Pulau Sumatera disumbang oleh daging ayam ras dan daging sapi.

Di Pulau Jawa, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Sementara penyumbang andil kenaikan IPH antara lain komoditas cabai rawit, daging ayam ras, dan daging sapi.

Selanjutnya, untuk daerah di luar Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, yang memberikan kontribusi terhadap kenaikan IPH adalah cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras. IPH paling tinggi berada di Kabupaten Lombok Timur.

"Maka yang perlu memperoleh perhatian adalah kenaikan dari telur ayam ras, yang jumlah kabupaten/kota sampai saat ini ada 210 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH," kata Amalia.

Ia menambahkan, cabai rawit juga perlu mendapat perhatian walau hanya terjadi kenaikan di 177 kabupaten/kota. Selain itu, daging ayam ras dan bawang merah juga perlu mendapat pengawasan karena semakin banyak kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) harga rata-rata nasional hingga 6 Maret 2026 atau minggu pertama Maret, komoditas telur ayam ras tercatat Rp32.475 per kilogram (dengan harga acuan pembelian Rp30.000), cabai rawit Rp71.429 per kilogram (Rp57.000), daging ayam ras Rp41.181 per kilogram (Rp40.000) dan bawang merah Rp41.906 per kilogram (Rp41.500).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.