Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bangladesh Tutup Sekolah Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

📅 Senin, 09 Mar 2026, 23:42 WIB | Oleh:
Bangladesh Tutup Sekolah Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia Doc: AFP/LUIS TATO

DHAKA - Pemerintah Bangladesh menutup sementara seluruh lembaga pendidikan di negara itu sebagai bagian dari langkah darurat dalam menjaga pasokan listrik dan bahan bakar di tengah krisis energi global yang semakin buruk akibat ketegangan konflik di Timur Tengah.

Keputusan tersebut berlaku bagi seluruh universitas negeri maupun swasta, sekolah menengah berbahasa Inggris, dan pusat pelatihan yang telah diinstruksikan untuk menghentikan kegiatan belajar mengajar mereka mulai Senin.

Pihak otoritas Bangladesh menyatakan langkah tersebut diambil untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar untuk transportasi di tengah gejolak pasar minyak global akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran.

Berdasarkan instruksi Kementerian Pendidikan di Bangladesh, seluruh universitas diminta memajukan jadwal libur Idul Fitri mereka lebih awal, sehingga tidak ada kegiatan perkuliahan di negara tersebut.

Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.

Para pejabat setempat mengatakan penutupan sementara itu akan membantu mengurangi penggunaan listrik di ruang kelas, laboratorium, asrama, dan gedung administrasi, serta mengurangi konsumsi bahan bakar dari perjalanan mahasiswa, pengajar, dan staf kampus.

"Keputusan tersebut diambil untuk mengurangi konsumsi listrik dan bahan bakar, mengingat situasi global saat ini," demikian pernyataan kementerian terkait yang diterima pejabat universitas di Bangladesh.

Sekolah menengah dengan pengantar Bahasa Inggris dan pusat pelatihan di Bangladesh juga tak luput dari perintah penutupan tersebut mulai Senin.

Otoritas setempat meyakini pembatasan kegiatan akademis di masa-masa ini akan membantu menekan secara signifikan permintaan energi harian, khususnya di kawasan perkotaan di mana institusi pendidikan menjadi salah satu pengguna terbesar pasokan listrik di siang hari.

Langkah tersebut diambil ketika Bangladesh menghadapi tekanan yang meningkat dalam hal rantai pasok energi akibat disrupsi di pasar bahan bakar global menyusul konflik di Timur Tengah.

Otoritas Bangladesh meyakini bahwa upaya menghemat bahan bakar dan listrik merupakan kebijakan amat penting untuk memastikan pasokan listrik terjaga serta menjamin layanan dasar di negara itu tetap beroperasi.

Selain menutup institusi pendidikan, pemerintah setempat juga menerbitkan panduan untuk mendorong institusi dan perkantoran dalam menghemat listrik, termasuk mengoptimalkan cahaya alami serta mengurangi konsumsi daya dan penggunaan lampu yang tidak terpakai.

Analis energi mengatakan instruksi tersebut dapat memberi bantuan jangka pendek bagi sektor energi saat otoritas Bangladesh berupaya menjaga stabilitas impor bahan bakar dan mengatur distribusinya.

Namun demikian, para analis memperingatkan bahwa gangguan pada kalender akademis secara berkepanjangan dapat menimbulkan tantangan bagi para murid jika krisis energi terus berlanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.