Layanan Arus Mudik Harus Aman, Lancar, dan Terintegrasi
📅 Jumat, 06 Mar 2026, 00:00 WIB | Oleh: Redaktur PelaksanaBapak mendorong pemanfaatan masjid sebagai rest area, mengapa?
Kami melihat kebutuhan tempat istirahat yang aman dan nyaman selama arus mudik cukup besar. Sedangkan kemampuan tampung restarea di jalan-jalan tol tidak cukup. Banyak kendaraan meluap ke pinggir-pinggir jalan. Karena itu, bersama Kementerian Agama, kami mengidentifikasi masjid-masjid yang fasilitasnya memadai, untuk dimanfaatkan sebagai rest area.
Sejauh mana proses identifikasi tersebut dilakukan?
Sudah dilakukan pemetaan bersama Kemenag terhadap sejumlah masjid yang memungkinkan digunakan, tentunya dengan mempertimbangkan kelayakan fasilitasnya. Ini akan membantu pemudik beristirahat dengan nyaman dan aman di tengah perjalanan menuju kampung halaman.Ini memang kolaborasi lintas kementerian, tetapi kami sangat berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota bisa ikut berpartisipasi agar pelaksanaannya lebih optimal.
Pemerintah daerah dapat mendukung dalam pengelolaan, koordinasi di lapangan, dan memastikan fasilitas masjid yang digunakan benar-benar siap melayani pemudik.
Ada kriteria masjid seperti itu?
Yang jelas harus memiliki air bersih yang cukup, tempat istirahat yang layak, serta lahan parkir yang luas. Tentu tidak semua masjid digunakan.Kami hanya akan menggunakan masjid yang fasilitas dan sarananya memenuhi kriteria agar kenyamanan dan keselamatan pemudik tetap terjaga. Langkah memanfaatkan masjid ini bisa menjadi solusi tambahan tempat istirahat para pemudik dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat secara kolaboratif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dukungan lain pemerintah untuk arus mudik?
Ada diskon tiket pesawat untuk mudik lebaran tahun ini. Pemerintah menyiapkan diskon sebesar 18 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi. Harapannya, dengan pemberian stimulus inidapat membantu meringankan beban masyarakat di tengah lonjakan permintaan saat musim mudik serta menjaga keterjangkauan harga tiket pesawat.Diskon difokuskan untuk tiket pesawat kelas ekonomi agar manfaatnya dirasakan lebih luas.
Bagaimana dengan persiapan jalur darat?
Selain jalur udara, kami juga melakukan persiapan menyeluruh jalur darat. Perbaikan jalan rusak terus dikebut. Sepekan sebelum arus mudik, perbaikan harus sudah rampung. Pasar-pasar yang sering menjadi biang macet akan dibersihkan selama arus mudik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terminal dan stasiun. Kami minta pemda-pemda dan dinas-dinas perhubungan untuk mencermatai simpul-simpul yang biasa macet agar dicarikan solusi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bapak juga sempat bertemu Gubernur Jakarta membahas kesiapan angkutan lebaran. Hasilnya?
Koordinasi dengan Pemprov Jakarta sangat perlu. Sebab Jakarta menjadi salah satu daerah dengan mobilitas tertinggi secara nasional. Sebagian besar perjalanan mudik berasal dari Jakarta dan Jawa Barat, sehingga koordinasi pusat dan daerah sangat penting.
Seberapa besar potensi pergerakan kendaraan keluar-masuk Jakarta tahun ini?
Berdasarkan survei, proyeksi kendaraan keluar Jakarta melalui sejumlah gerbang tol selama H-10 hingga H+11 mencapai 3,67 juta kendaraan. Sedangkanuntuk arus masuk diperkirakan 3,54 juta kendaraan.
Kapan puncak arus mudik dan balik diprediksi terjadi?
Puncak arus mudik diperkirakan pada tanggal 18 Maret atau H-3 dengan sekitar 259.000 kendaraan. Puncak arus balik diprediksi 24 Maret atau H+3 dengan 285.000 kendaraan. Kami minta Pemprov Jakarta mendukung penuh. Ini termasuk pembentukan posko pelayanan dan monitoring Angkutan Lebaran 2026.
Bagaimana dengan kesiapan armada transportasi?
Kami menekankan ramp check kendaraan, pengawasan simpul transportasi, khususnya terminal Tipe A, serta pemeriksaan kesehatan pengemudi. Kami juga mencermati layanan pengumpan ke terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara. Ini penting untuk memperlancar distribusi penumpang, terutama ke titik keberangkatan mudik gratis.
Apa strategi pengawasan lalu lintas saat puncak arus?
Kami menempatkan petugas di titik-titik rawan, pemantauan CCTV, kesiapan jalur alternatif, serta pengaturan arus kendaraan secara kondisional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!