Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala BNPB Pastikan Tidak Ada Lagi Pengungsi di Sumbar yang Masih Tinggal di Tenda

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 09:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala BNPB Pastikan Tidak Ada Lagi Pengungsi di Sumbar yang Masih Tinggal di Tenda Doc: ANTARA
Ket. Warga membersihkan pekarangan hunian sementara di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

TANAH DATAR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada lagi pengungsi atau korban terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar) yang masih tinggal di tenda pengungsian.

"Khusus di Sumbar, kami pastikan memang sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Yang masih banyak ada di Provinsi Aceh dan sebagian di Sumatera Utara," kata Kepala BNPB Suharyanto di Kabupaten Tanah Datar, Rabu.

Secara umum pemerintah pusat serentak di bawah koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) kembali melaksanakan pemberian bantuan terhadap rumah rusak ringan dan sedang akibat bencana banjir dan tanah longsor.

"Ini adalah tahap kedua. Untuk tahap pertama sudah diberikan pada 25 kabupaten dan kota. Hari ini secara serentak ada 19 kabupaten dan kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumbar," sebut Suhariyanto.

Dengan adanya bantuan tersebut seluruh masyarakat terdampak di 14 kabupaten dan kota di Sumbar telah mendapatkan bantuan dengan data yang sudah diverifikasi kategori rusak ringan maupun rusak berat.

Ia menegaskan hal tersebut merupakan janji atau tanggung jawab pemerintah bahwa masyarakat terdampak bencana yang rumahnya rusak ringan dan sedang segera mendapatkan bantuan.

Sementara untuk yang rusak berat, Suhariyanto mengatakan sebagian besar masyarakat juga sudah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) dan sebagian lagi ada yang tinggal dengan keluarga atau mendapat dana pengungsian.

"Mudah-mudahan ini terus berlanjut, sebab target kami pada Ramadhan 2026 ini sebagian besar atau bahkan seluruhnya masyarakat sudah dipindahkan ke huntara," tambahnya.

Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan meskipun daerah itu mengalami dampak bencana yang masif, namun tercatat tidak ada korban jiwa. Hal ini dikarenakan keberhasilan Program Desa Tangguh Bencana (Destana) yang telah berjalan di daerah tersebut.

"Begitu mendapat informasi dari BMKG, pemerintah daerah langsung turun ke lapangan. Alhamdulillah, program tangguh bencana meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau dievakuasi," ujar Bupati Eka Putra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional
    Preview komentar:
    Sebagai praktisi yang sering berinteraksi dengan sektor distribusi ...
  • Industri Halal Dinilai Jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini memberikan perspektif baru yang ...
  • Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!
    Preview komentar:
    Artikel yang sangat informatif mengenai potensi elektrifikasi kendaraan; ...

Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Jambi

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Kemenhut Perkuat Pengendali...
Daerah
Karhutla Juga Terjadi di Gu...
Rona
Mawar de Jongh Rilis Single...
Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditunda, Pemprov DKI Minta Maaf

26 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.