Lazio Diuji Ketangguhan Atalanta
📅 Rabu, 04 Mar 2026, 06:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Isabella BONOTTO / AFP
ROMA - Semifinal leg pertama Coppa Italia menghadirkan laga seru di Stadio Olimpico, Kamis (5/3) dini hari WIB. Lazio menjamu Atalanta dalam pertandingan yang bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga pertaruhan arah musim masing-masing. Pemenang agregat akan menantang Como atau Inter Milan di partai puncak.
Lazio melangkah ke empat besar dengan menyingkirkan juara bertahan lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di markas Bologna. Sebelumnya, Biancocelesti lebih dulu mendepak AC Milan. Target trofi kedelapan Coppa Italia pun kembali menyala. Namun di liga, situasinya berbeda. Tim asuhan Maurizio Sarri tercecer di papan tengah Serie A dan terancam gagal ke kompetisi Eropa untuk musim kedua beruntun.
Kekalahan 0-2 dari Torino akhir pekan lalu mempertegas inkonsistensi itu. Dari tujuh laga liga terakhir, Lazio hanya sekali menang. Olimpico pun tak lagi angker: bulan lalu mereka tumbang 0-2 dari Atalanta, setelah sebelumnya bermain imbang tanpa gol di Bergamo.
“Kami sadar performa belum stabil, tapi ini semifinal. Dalam dua pertandingan, apa pun bisa terjadi. Kami harus bermain dengan keberanian dan kejernihan. Trofi ini bisa mengubah musim kami,” ujar pelatih Lazio, Maurizio Sarri.
Secara statistik, Atalanta memang lebih percaya diri. Dalam sembilan lawatan terakhir ke markas Lazio di semua ajang, La Dea hanya sekali kalah dan lima kali menang. Mereka tiba di Roma dengan modal menyingkirkan Genoa 4-0 dan membekuk Juventus 3-0 di perempat final, sebuah kemenangan yang menjadi balas dendam atas kekalahan di final 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di bawah asuhan Raffaele Palladino, Atalanta terus menunjukkan ambisi. Pekan lalu, mereka menghajar Borussia Dortmund 4-1 untuk melaju ke 16 besar Liga Champions. Meski kemudian terpeleset 1-2 dari Sassuolo di liga, mentalitas tim disebut tetap terjaga.
“Kami menghormati Lazio, terutama di Olimpico. Tapi kami datang dengan identitas jelas: berani menyerang dan mengontrol permainan.Coppa Italia adalah target nyata. Klub ini sudah lama menantikan trofi itu,” ujar Palladino.
Atalanta memang baru sekali mengangkat trofi Coppa Italia, pada tahun 1963. Kontras dengan prestasi Eropa mereka belakangan ini, gelar domestik terasa seperti kepingan yang hilang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari sisi skuad, Lazio masih dibayangi masalah cedera, termasuk Daniel Maldini yang diragukan tampil. Sarri diprediksi merotasi lini depan yang mandul dalam tiga laga terakhir. Sementara Atalanta relatif lebih lengkap, meski beberapa nama seperti Giacomo Raspadori masih absen. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!