Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Air PAM Kotor dan Berbau, Warga Tambora Mengeluhkan Kesulitan Air Bersih

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 21:07 WIB | Oleh:

Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza ketika dikonfirmasi di Jakarta, Rabu, mengatakan kondisi yang terjadi sejak akhir Januari 2026 itu imbas galian pekerjaan proyek flyover Latumeten.

Namun, usai perbaikan pipa selesai sekitar 14 hari lalu, masalah masih terjadi di wilayah permukiman RW 03 Jembatan Besi.

“Nah, di wilayah RW 03 ini semacam anomali ya, karena di wilayah lain tidak terjadi, yang airnya enggak keluar. Kalau dari kita ini lagi ngecek, pertama, kemungkinan ada clogging atau penyumbatan,” kata Gatra saat dihubungi pewarta.

Saat ini, tim teknis telah mencari titik sumbatan itu selama seminggu terakhir, namun tak kunjung ditemukan.

“Ini tuh sebenarnya udah semingguan kita cari. Karena hanya ke RW 03 sumbatan ini terjadi. Nah, makanya tim teknis kita mencari terus solusinya,” tutur Gatra.

Sebagai solusi sementara, kata Gatra, PAM Jaya masih terus mengirimkan satu mobil tangki air bersih setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan warga RW 03.

“Kami masih menyediakan mobil tangki sebanyak satu mobil setiap harinya ke lokasi. Walaupun belum ideal ya, kita ngirim mobil tangki,” kata dia.

Warga di kawasan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat kembali mengeluhkan kesulitan air bersih, bahkan air PAM jaya yang sempat mengalir kotor dan berbau tak sedap.

“Hari Senin (2/3) itu sempat nyala, tapi ada warga yang laporan airnya kotor, bau airnya seperti air got,” ujar Ketua RT 07/RW 03 Jembatan Besi, Dian saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Menurut Dian, warga cukup kaget lantaran setelah lama kering, air yang keluar dari pipa PAM Jaya tiba-tiba kotor dan berbau got.

Sejak Minggu (1/3), kata Dian, air PAM sempat keluar kendati dengan volume yang sangat kecil atau menetes. Kemudian, pada Selasa (2/3) air kembali mengalami mati total hingga hari ini.

Kan di sini warga ada yang kran airnya dibuka terus, jadi ketahuan kapan ada air. Kemarin keluar cuma netes-netes, tapi itu, kotor,” ujar Dian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.