Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek Tol Sicincin–Bukittinggi Digenjot, Pemerintah Pasang Deadline Oktober 2026

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek Tol Sicincin–Bukittinggi Digenjot, Pemerintah Pasang Deadline Oktober 2026 Doc: ANTARA/ Muhammad Zulfikar.
Ket. Ilustrasi kendaraan melintas di Jalan Tol Padang Sicincin yang merupakan bagian dari ruas Tol Padang-Pekanbaru.

TANAH DATAR – Pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru rasanya memang sudah waktunya dikebut. Bukan cuma soal mempercepat waktu tempuh antara Padang dan Pekanbaru, tapi juga membuka “keran” baru bagi pergerakan orang dan barang di Sumatra bagian tengah.

Selama ini, jalur darat yang berkelok dan memakan waktu panjang bikin ongkos logistik ikut membengkak.

Kalau tol ini tuntas, distribusi hasil pertanian, perkebunan, hingga produk UMKM bisa lebih cepat sampai pasar. Wisata pun ikut terdongkrak karena akses makin gampang.

Secara sederhana, tol ini bukan cuma soal beton dan aspal. Ia tentang memangkas jarak, menekan biaya, dan memberi napas lebih panjang bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Jadi wajar kalau banyak pihak berharap pembangunannya tak lagi jalan pelan-pelan, tapi benar-benar tancap gas.

Kementerian Pekerjaan (PU) menargetkan pembangunan Jalan Tol Padang Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dapat dimulai pada Oktober 2026.

"Kita memang sudah akan membangun jalan Tol Sicincin-Bukittinggi. Kita mulai Inshaallah Oktober 2026. Mudah-mudahan terlaksana," kata Menteri PU Dody Hanggodo di Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (3/3).

Menteri PU mengatakan terkait anggaran yang diperkirakan mencapai Rp25,6 triliun tidak perlu dikhawatirkan, sebab Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh untuk pembangunan yang memang memberikan dampak positif bagi masyarakat di Sumbar.

"Namun saya sangat berharap masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk benar-benar mendukung kementerian terkait urusan perlahanan," tegasnya.

Sebab, ujar dia, jika lahan yang akan digunakan untuk pembangunan tidak bergerak atau tidak bebas, tentunya kementerian akan kesulitan untuk berprogres secara fisik.

Selain itu, ia menyadari bahwa permasalahan lahan di Sumbar cukup rumit sehingga dibutuhkan dukungan penuh semua pihak. Apalagi, belajar dari pembangunan flyover Sitinjau Lauik di provinsi itu yang perkembangannya masih nol persen akibat terkendala lahan yang tidak selesai.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan pihaknya telah meminta Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kepala Kepolisian Daerah Sumbar untuk mengundang Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), gubernur, wali kota dan bupati terkait untuk mulai membahas pembebasan lahan.

Andre yang juga Wakil Ketua Komisi VI tersebut meminta masyarakat dan pemangku kepentingan terkait mendukung penuh kelanjutan pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi. Akses ini dinilai penting untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian di Ranah Minang.

"Rencananya nanti 6 April akan dibahas," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bermula dari apk ijo asing yang masuk jadi ...
    Tolong pak presiden jgn cuma bacot MBG truss ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

3 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

Sungguh Mengenaskan Kabar Duka Ini! Hingga Sabtu Sore, 38 Orang Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT

15 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.