Inflasi Februari Melonjak, BI Sebut Faktor Low Base Effect
📅 Senin, 02 Mar 2026, 22:30 WIB | Oleh: Tim PenulisIa menegaskan bahwa ke depan, BI meyakini inflasi tetap terkendali dalam kisaran 2,5 persen plus minus 1 persen. Selain itu, BI juga berkomitmen menjaga stabilitas di tengah ketidakpastian global yang masih dinamis, sekaligus tetap mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi, Firman juga menjelaskan bahwa BI memiliki 46 kantor perwakilan di seluruh Indonesia yang memperkuat sinergi pengendalian inflasi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Upaya pengendalian harga pangan dilakukan melalui empat prinsip utama, termasuk menjaga keterjangkauan harga melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta melakukan intervensi apabila diperlukan, serta memastikan ketersediaan pasokan dengan pemantauan di berbagai titik dan koordinasi lintas instansi.
Kemudian, menjaga kelancaran distribusi, termasuk melalui kerja sama antar daerah apabila terjadi kekurangan pasokan di suatu wilayah, serta memperkuat pengelolaan ekspektasi inflasi agar tetap terjaga dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita upayakan harga pangan ini tidak berlebihan dan juga tidak terlalu rendah. Makanya kita upayakan inflasi volatile food itu paling tinggi 5 persen. Itu yang terus kita kendalikan dan kita koordinasikan,” kata Firman.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!