Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Malang Tangani Tanah Longsor di Jalur Akses ke Gunung Bromo

📅 Senin, 02 Mar 2026, 16:15 WIB | Oleh:
BPBD Malang Tangani Tanah Longsor di Jalur Akses ke Gunung Bromo Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Malang
Ket. Tim gabungan melakukan proses pembersihan material longsor yang menimbun jalur jalan akses Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas atau jalur ke arah kawasan wisata Gunung Semeru via Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (2/3).

MALANG, JAWA TIMUR -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan penanganan peristiwa tanah longsor yang menimbun jalan akses Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo atau jalur ke arah kawasan wisata Gunung Semeru, Senin.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan di Malang, Jawa Timur, menyampaikan tanah longsor terjadi di sebelah barat Pos Trisula yang masuk wilayah Desa Gubugklakah.

"Masih kami tangani untuk kejadian (tanah longsor) yang berdampak tertutupnya akses jalan dari Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas. Hanya itu jalur menuju Bromo kalau lewat Malang," kata Sadono.

Sadono menjelaskan jajarannya mendapatkan informasi perihal tanah longsor terjadi pada Minggu (1/3) sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa itu dipicu oleh hujan berintensitas sedang hingga deras dalam kurun tiga hari di wilayah Kecamatan Poncokusumo yang di dalamnya mencakup Desa Gubugklakah dan Desa Ngadas.

Hujan, kata dia, pada akhirnya mengikis struktur tanah pada tebing setinggi lebih kurang empat meter yang lokasinya di sisi barat Pos Trisula.

"Karena kondisi tanah yang kurang stabil akibat hujan yang berhari-hari itu," ujarnya.

Tim gabungan antara BPBD dengan unsur terkait, seperti Dinas Pekerja Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang, perangkat desa setempat, hingga Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melakukan upaya pembersihan material longsor yang menutup akses ke jalur wisata Gunung Bromo.

"Kendalanya hanya masalah sinyal. Tadi sempat diupayakan kendaraan roda dua dan roda empat bisa melewati meski bergantian, setelah selesai hari ini jalur Gubugklakah ke Ngadas bisa dilewati," ucapnya.

Tim di lokasi masih terus melakukan pendataan terkait kerugian masyarakat yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

"Kejadian tanah longsor tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ucapnya.

Berdasarkan peta sebaran daerah bencana dari BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Poncokusmo masuk dalam daerah rawan tanah longsor bersama 17 kecamatan lainnya.

Selain Pocokusumo, kecamatan lain yang tergolong rawan tanah longsor adalah Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Songosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Tumpang, dan Kecamatan Ampelgading.

Selanjutnya, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Wagir, Kecamatan Kromengan, Kecamatan Ngajum, dan Kecamatan Wonosari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.