Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Bisa Naik Pangkat, Sekitar 30 ASN Pemkab Mimika Mundur dari Jabatan

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Tak Bisa Naik Pangkat, Sekitar 30 ASN Pemkab Mimika Mundur dari Jabatan Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Mimika Johannes Rettob.

Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengundurkan diri dari jabatan karena tidak dapat mengajukan kenaikan pangkat.

“Kurang lebih 30 ASN yang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai lurah dan kepala seksi. Kenapa mereka mundur dari jabatan karena tidak bisa naik pangkat,” kata Johannes Rettob di Timika, Minggu.

Ia mengatakan pengunduran diri tersebut dilakukan secara sadar oleh ASN bersangkutan karena pangkat atau golongan ASN tersebut belum bisa mengisi jabatan yang saat ini sedang dijabat.

"Pegawai negeri ini semua sudah diatur dalam sistem,” kata Johannes Rettob.

Ia menegaskan jenjang karir dan kepangkatan seorang ASN sudah diatur dalam sistem kepegawaian sehingga ketika tidak berjalan sesuai aturan maka akan sangat berpengaruh pada kenaikan pangkat dan karir seorang ASN.

Ia mencontohkan jika seorang ASN saat ini sedang menduduki jabatan eselon IV maka pangkat minimal dalam jabatan tersebut adalah eselon III.b namun pejabat tersebut masih pangkat eselon III.a, maka penjabat tersebut tidak bisa naik pangkat.

"Sejak lama saya sudah meminta mereka mengundurkan diri, Ketika mereka tidak bisa naik pangkat baru mereka ajukan pengunduran diri. Mereka ini ASN, mereka butuh karir harus naik. Kita mau jadi pejabat atau kita mau karir kita harus baik," kata Johannes Rettob.

Ia menyebut ke depan ini masih banyak pejabat di lingkungan Pemkab Mimika yang saat ini sudah berada di eselon III akan turun menjadi eselon IV.

"Besok ini banyak pejabat yang sudah eselon III akan akan turun menjadi eselon IV bukan karena demosi,tetapi karir pejabat itu berjalan tidak normal, misalnya dari pegawai langsung naik jadi eselon III, itu tidak tepat harus pakai prosedur,” kata Johannes Rettob.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.