Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pekerjaan Preservasi Dipercepat, Ruas Pemalang–Pekalongan Ditargetkan Mantap Sebelum Lebaran

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 14:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pekerjaan Preservasi Dipercepat, Ruas Pemalang–Pekalongan Ditargetkan Mantap Sebelum Lebaran Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Nasional Pemalang–Pekalongan guna memastikan kondisi jalan mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat menjelang periode mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Nasional Pemalang–Pekalongan guna memastikan kondisi jalan mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat menjelang periode mudik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ruas tersebut merupakan bagian penting dari koridor strategis Pantura dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, sehingga harus dipastikan siap sebelum puncak arus mudik.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pada Sabtu (28/2). 

Pekerjaan preservasi mencakup sejumlah segmen prioritas yang difokuskan pada perbaikan struktur perkerasan jalan untuk meningkatkan daya tahan serta kenyamanan berkendara. Beberapa titik strategis menjadi prioritas penyelesaian sebelum Lebaran agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher menyampaikan bahwa progres fisik pekerjaan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, melampaui target rencana sebesar 37,66%.

"Progres fisik secara keseluruhan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, lebih tinggi dari target rencana yang sebesar 37,66%," kata Iqbal Tamher. 

Metode penanganan dilakukan melalui dua tipe pekerjaan. Tipe pertama dilakukan tanpa pembongkaran perkerasan eksisting, dengan penambahan konstruksi baru berupa AC-BC tebal minimum 3 cm dan beton mutu fs’45 tebal 31 cm dengan waktu pengerasan 3–7 hari. 

Sementara itu, tipe kedua dilakukan melalui pembongkaran perkerasan eksisting, dilanjutkan dengan pekerjaan agregat Kelas A tebal 20 cm, beton kurus tebal 10 cm, dan beton fs’45 tebal 31 cm dengan masa pengerasan 3–7 hari guna memperkuat struktur jalan secara menyeluruh.

Selain pekerjaan rekonstruksi, preservasi juga mencakup pemeliharaan rutin berupa perbaikan campuran aspal panas serta pengendalian vegetasi di sepanjang ruas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. 

Melalui preservasi ini, Kementerian PU memastikan konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah tetap terjaga serta mendukung kelancaran arus mudik pada koridor strategis Pantura Jawa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.