Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Bersedia Bertolak ke Teheran Mediasi AS-Iran untuk Redam Perang

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 23:32 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Bersedia Bertolak ke Teheran Mediasi AS-Iran untuk Redam Perang Doc: Antara
Ket. Asap serangan As dan Israel membumbung di Teheran.

JAKARTA - Indonesia menyerukan semua pihak menahan diri, mengedepankan dialog dan diplomasi, serta menyatakan siap memfasilitasi perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran guna meredakan ketegangan di Timur Tengah.

“Indonesia kembali menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI yang diunggah di akun resmi X dan dipantau di Jakarta, Sabtu.

Indonesia menyatakan siap memfasilitasi dialog agar kondisi keamanan dan kondusif di kawasan dapat tercipta kembali.

"Apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Tehran untuk melakukan mediasi,” menurut pernyataan Kemlu RI.

Kemlu RI menilai peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia, sehingga upaya diplomasi perlu terus dikedepankan.

Kemlu RI juga mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di wilayah terdampak agar tetap tenang, waspada, mengikuti arahan otoritas setempat, serta menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

Pada Sabtu (28/2), Israel dan AS melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan tersebut merupakan yang kedua dilakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump sejak serangan pertama pada Juni 2025.

Trump menyatakan pasukan Amerika meluncurkan operasi militer besar di Iran untuk melindungi rakyatnya dengan meniadakan ancaman yang disebutnya berasal dari dugaan pengembangan senjata nuklir oleh Iran.

Amerika Serikat dan Iran sebelumnya telah menggelar tiga putaran perundingan tidak langsung mengenai program nuklir Iran yang dimediasi Oman. Putaran pertama dan kedua digelar awal bulan ini di Muscat dan Jenewa, berfokus pada pembatasan pengayaan serta persediaan uranium Iran sebagai imbalan pencabutan sanksi.

Putaran ketiga perundingan berlangsung pada Kamis (26/2) di Jenewa, di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.