Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni Ambon Perkirakan Penumpang Arus Mudik 2026 Mencapai 28.000 Orang

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelni Ambon Perkirakan Penumpang Arus Mudik 2026 Mencapai 28.000 Orang Doc: ANTARA
Ket. Kapal Pelni KM Labobar saat akan sandar di Pelabuhan Manokwari, Sabtu (21/12/2024).

AMBON - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Ambon memperkirakan jumlah penumpang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi mencapai 28.000 orang atau naik sekitar 10 persen dibandingkan musim mudik Lebaran 2025 yang tercatat sebanyak 26.000 penumpang.

Kepala Cabang Pelni Ambon Marthin Heryanto di Ambon, Sabtu mengatakan peningkatan jumlah penumpang tahun ini dipengaruhi kebijakan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja  yang diterapkan pemerintah serta momentum libur panjang menjelang dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.

Ia  mengatakan sesuai dengan tren arus mudik Idul Fitri,  pergerakan penumpang banyak ke wilayah Indonesia bagian barat diantaranya Bau-bau, Makassar, Surabaya dan seterusnya.

“Kalau di Maluku sendiri banyak ke wilayah Maluku Utara dan Pulau Buru Namlea,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Pelni Ambon menyiapkan 12 armada kapal yang akan melayani arus mudik dari dan menuju wilayah Maluku. Jumlah itu meningkat dibandingkan hari biasa yang hanya mengoperasikan sembilan kapal dalam satu siklus pelayaran.

Sebanyak 12 kapal yang disiapkan yakni KM Labobar, KM Nggapulu, KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dobonsolo, KM Sirimau, KM Leuser, KM Tatamailau, KM Sangiang, dan KM Pangrango.

Ia menegaskan seluruh kapal yang dioperasikan telah melalui tahapan pemeriksaan keselamatan secara menyeluruh, termasuk rampcheck dan uji petik oleh otoritas terkait.

“Rampcheck dan uji petik sudah dilakukan. Hasilnya seluruh kapal dinyatakan aman dan siap melayani arus mudik Idul Fitri 2026,” katanya.

Selain memastikan kelaikan kapal, Pelni Ambon juga berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan instansi terkait untuk mendukung kelancaran embarkasi dan debarkasi penumpang di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Marthin menambahkan, pihaknya mengimbau calon penumpang membeli tiket melalui kanal resmi yang telah disediakan guna menghindari praktik percaloan, serta datang lebih awal ke pelabuhan untuk mengantisipasi kepadatan pada puncak arus mudik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Megapolitan
LRT Jabodebek Targetkan 30 ...
Olahraga
Marc Marquez Menangi MotoGP...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.