Virus Polio Terdeteksi di Saluran Pembuangan, Zambia Tetapkan Status Darurat
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 16:52 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: UNICEF
LUSAKA - Zambia pada Selasa (24/2) mengumumkan wabah virus polio sesuai dengan Peraturan Kesehatan Internasional setelah sampel yang diambil dari instalasi pengolahan air limbah di Lusaka, ibu kota negara itu, dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut,
Pelaksana Tugas Menteri Kesehatan Zambia Cornelius Mweetwa mengatakan bahwa virus itu terdeteksi melalui sistem pengawasan lingkungan di negara tersebut, seraya mencatat bahwa belum ada laporan kasus klinis kelumpuhan akibat polio yang terkonfirmasi.
"Deteksi melalui sistem pengawasan air limbah lingkungan menegaskan bahwa virus tersebut menyebar di komunitas kita," tutur Mweetwa dalam pernyataan menteri yang disampaikan di parlemen.
Mweetwa mengatakan bahwa virus polio yang menyebar juga telah terdeteksi di beberapa negara tetangga, yang menunjukkan adanya wabah regional yang lebih luas.
Mweetwa menyebutkan bahwa pemerintah telah membentuk sistem manajemen respons virus polio nasional untuk mengoordinasikan upaya pencegahan. Penilaian risiko dan investigasi lapangan terperinci saat ini sedang dilakukan untuk menentukan sejauh mana kemungkinan penularan di masyarakat.
Pemerintah akan bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) untuk melakukan kampanye vaksinasi yang menargetkan anak-anak di bawah usia lima tahun di daerah-daerah berisiko tinggi yang telah diidentifikasi, imbuh Mweetwa.
Meskipun Zambia terakhir kali mencatat kasus virus polio liar endemik pada 1995, Mweetwa mengatakan bahwa sejak saat itu negara tersebut secara berkala mendeteksi kasus virus polio yang beredar di masyarakat, dengan kasus terbaru dilaporkan pada Desember 2023. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!