Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 Singkawang Telah Ditetapkan Kemenag, Besarannya Segini per Jiwa

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 18:56 WIB | Oleh:
Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 Singkawang Telah Ditetapkan Kemenag, Besarannya Segini per Jiwa Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Rapat bersama dalam menentukan besaran zakat fitrah dan fidyah di Kantor Baznas Singkawang.

SINGKAWANG - Kantor Kementerian Agama Kota Singkawang menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai pedoman bagi masyarakat Muslim dalam menunaikan kewajiban ibadah zakat.  

Kepala Kantor Kemenag Singkawang Muhlis AR mengatakan penetapan tersebut merupakan hasil rapat bersama yang melibatkan Pemerintah Kota Singkawang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat, Majelis Ulama Indonesia, Badan Urusan Logistik, tokoh agama, perwakilan masjid, serta Badan Amil Zakat Nasional Kota Singkawang.

“Ketetapan ini menjadi acuan bersama agar pelaksanaan zakat fitrah dan fidyah berjalan tertib, seragam, dan sesuai ketentuan syariat Islam,” kata Muhlis di Singkawang, Rabu (25/2).

Ia menjelaskan, besaran zakat fitrah ditetapkan dalam bentuk makanan pokok berupa beras sebanyak 2,7 kilogram per jiwa. Apabila dibayarkan dalam bentuk uang, nilainya disesuaikan dengan klasifikasi harga beras yang dikonsumsi masyarakat.

Untuk beras klasifikasi I, zakat fitrah ditetapkan sebesar 99.900 rupiah per jiwa. Klasifikasi II sebesar 62.100 rupiah per jiwa, klasifikasi III 51.300 rupiah per jiwa, klasifikasi IV 40.500 rupiah per jiwa, klasifikasi V 39.150 rupiah per jiwa, dan klasifikasi VI 35.100 rupiah per jiwa.

Muhlis mengimbau masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga lebih tinggi dari klasifikasi tersebut agar menyesuaikan besaran zakat fitrah yang ditunaikan.

"Sementara itu, besaran fidyah ditetapkan sebesar 35.000 rupiah per jiwa per hari sesuai ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Kemenag Singkawang juga mengingatkan panitia zakat untuk mengutamakan penyaluran zakat fitrah dan fidyah secara langsung kepada mustahiq serta menghindari penggunaan kupon maupun pengumpulan massa dalam proses penyaluran.

Selain itu, masyarakat Muslim diimbau untuk menunaikan zakat sejak awal Ramadhan melalui Baznas, Lembaga Amil Zakat, atau Unit Pengumpul Zakat di lingkungan masing-masing agar manfaat zakat dapat segera dirasakan oleh mustahiq selama menjalankan ibadah puasa hingga menyambut Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Muhlis menambahkan, LAZ dan UPZ juga diminta melaporkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya secara berjenjang kepada Baznas dan Kemenag sesuai wilayah kerja masing-masing. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Bener bang,,, potongan 8% itu hanya omon omon ...
    Betul tuh bang banyak bacot,,Lebel aja 8% hasil ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

Tanda-tanda Menunjukkan Perlambatan Ekonomi Tiongkok akan Berlanjut

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.