Tolong! Warga Jakbar Diminta Tak 'Panic Buying' Gas Melon Saat Ramadan, Pemkot Cek Stok Aman dan Mencukupi
📅 Rabu, 25 Feb 2026, 21:11 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
JAKARTSA - Pemerintah Kota Jakarta Barat (Pemkot Jakbar) meminta warga setempat untuk tidak melakukan pembelian banyak gas melon atau elpiji (liquefied petroleum gas/LPG) tiga kilogram secara tiba-tiba (panic buying) karena stok aman dan mencukupi selama Ramadan tahun ini.
"Setelah kami tinjau, stok masih cukup. Jadi, warga tak perlu 'panic buying'," Kepala Seksi Energi, Suku Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Barat, Bambang saat dikonfirmasi usai meninjau ketersediaan komoditas itu bersama Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) di Jakarta, Rabu (25/2).
Ia mengatakan, pada salah satu agen di wilayah Pegadungan, penyaluran gas melon per hari mencapai 1.120 tabung atau setara dua truk.
"Untuk Kalideres, ada sekitar 57 agen LPG tiga kilogram. Kalau ditambah dengan tambahan fakultatif 100 persen (dari Pertamina) maka saya rasa jumlahnya lebih dari cukup," katanya.
Bambang mengatakan, agen-agen itu menyalurkan gas ke pangkalan-pangkalan resmi Pertamina dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) 16 ribu rupiah per tabung tiga kilogram.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Atau sesuai dengan Pergub DKI Nomor 4 Tahun 2015 tentang HET LPG tiga kilogram," ucap dia.
Ia menggarisbawahi bahwa harga du pengecer sudah berada di luar kewenangan. "Kewenangan kami hanya sampai tingkat pangkalan. Jadi, kami imbau warga beli LPG langsung di pangkalan," katanya.
Ia tak merinci berapa harga jual gas melon pada tingkat pengecer saat ini di daerah itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid menambahkan, pihaknya turut memonitor ketersediaan LPG tiga kilogram mulai dari agen sampai ke pengecer.
Monitoring yang dilakukan berupa penimbangan berat tabung kosong dan isi hingga stok LPG tiga kilogram pada momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tahun ini.
"Kami bersama Sudin Nakertransgi turut memonitor ketersediaan LPG bersubsidi sampai ke masyarakat dengan baik. Sehingga tidak ada kelangkaan atau hal-hal lainnya pada Ramadan dan Idul Fitri," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!