Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soroti Gratispol Pendidikan dan Kesehatan, DPRD Kaltim Sampaikan Hasil Reses

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 19:15 WIB | Oleh:
Soroti Gratispol Pendidikan dan Kesehatan, DPRD Kaltim Sampaikan Hasil Reses Doc: Pemprov Kaltim
Ket. Rapat Paripurna ke-3 masa sidang III tahun 2025 DPRD Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026), diwarnai evaluasi tajam terhadap program Gratispol serta kondisi infrastruktur dasar di berbagai daerah.

JAKARTA - Rapat Paripurna ke-3 masa sidang III tahun 2025 DPRD Kalimantan Timur, Senin (23/2/2026), diwarnai evaluasi tajam terhadap program Gratispol serta kondisi infrastruktur dasar di berbagai daerah.

Sebanyak 32 anggota dewan menyampaikan laporan hasil reses yang digelar pada 25 Januari - 1 Februari 2026. Aspirasi dari sejumlah daerah pemilihan mengerucut pada dua isu utama, yakni efektivitas Gratispol dan ketimpangan layanan dasar.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud dan dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud beserta jajaran pemerintah provinsi.

Dari tujuh fraksi yang menyampaikan laporan, keluhan masyarakat dinilai relatif seragam. Infrastruktur jalan lingkungan, akses air bersih, drainase, hingga fasilitas pendidikan disebut belum merata. Namun sorotan paling kuat tertuju pada implementasi Gratispol, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.

Fraksi PDI Perjuangan melalui Yonavia menilai terdapat persoalan teknis dalam pelaksanaan Gratispol pendidikan. Proses verifikasi dinilai lambat, sementara skema pembiayaan dianggap belum sepenuhnya gratis.

"Mahasiswa masih menanggung kekurangan UKT karena hanya ditanggung maksimal Rp5 juta per semester. Ada pembatasan usia dan jenis kelas, sehingga dianggap tidak sesuai dengan janji kampanye," ujarnya.

Selain itu, fraksi tersebut juga menyoroti distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan) yang belum optimal. Kendala regulasi pusat diakui menjadi hambatan, namun pemerintah daerah dinilai perlu mencari solusi alternatif.

"Belajar dari Sulawesi Selatan, alsintan tetap bisa diberikan lewat komunikasi intens antara provinsi dan pemerintah pusat," katanya.

Fraksi PAN-NasDem mencatat 312 usulan dari 66 desa dan kelurahan. Infrastruktur jalan menjadi aspirasi dominan, termasuk keluhan terkait kondisi Tol Balikpapan-Samarinda yang bergelombang.

Masalah lain yang disorot meliputi belum meratanya distribusi air bersih, lampu penerangan jalan umum (LPJU), hingga kebutuhan pembangunan dan renovasi sekolah dari tingkat SMA, SMK sampai PAUD.

Di bidang kesehatan, fraksi juga menyinggung penonaktifan sejumlah peserta BPJS PBI yang berdampak pada akses layanan masyarakat. Warga berharap Gratispol kesehatan dapat menjadi solusi.

"Program beasiswa juga belum menyeluruh. Banyak siswa dan mahasiswa yang belum mendapatkan manfaatnya," ujar Baharuddin Demmu.

Menanggapi berbagai catatan tersebut, Rudy Mas’ud menyampaikan apresiasi atas hasil reses DPRD. Ia menilai laporan tersebut menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

"Kami akui memang mesti ada evaluasi. Tetapi tahap kedua sudah kami anggarkan sekitar Rp1,37 triliun. Tentu ada mekanisme pendaftaran yang harus diikuti mahasiswa," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.