Harga Meroket, Pasar Induk Kramat Jati Diguyur 10,9 Ton Cabai Rawit Merah
📅 Rabu, 25 Feb 2026, 13:13 WIB | Oleh: Tim RedaksiTomi juga mengapresiasi intervensi pemerintah dengan memasok stok CRM dari Champion Cabai binaan Kementan ke PIKJ dengan harga di bawah pasaran. Langkah ini pun menjadi berandil pada depresiasi harga CRM di PIKJ.
"Stok Insya Allah aman. Ini kan (berkat) ada rawit dari subsidi pemerintah. Alhamdulillah itu semenjak ada itu pasokan rawit aman, turun harganya langsung drastis. Kata pelaksana di pasar induk ini, itu akan setiap hari turun untuk menggoyangkan harga rawit biar tidak terlalu tinggi lagi seperti itu," tambah dia.
Adanya peningkatan produksi CRM memang juga telah diproyeksikan Bapanas. Dalam Proyeksi Neraca Pangan Cabai Rawit tahun 2026 diestimasikan produksi bulanan cabai rawit pada Februari dan Maret masing-masing dapat mencapai 148,4 ribu ton dan 211,3 ribu ton. Ini telah melebihi kebutuhan konsumsi yang berkisar di 71 ribu sampai 81 ribu ton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!