Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polrestabes Bandung Tangkap 17 Pemuda Diduga Hendak Tawuran

📅 Selasa, 24 Feb 2026, 15:57 WIB | Oleh:
Polrestabes Bandung Tangkap 17 Pemuda Diduga Hendak Tawuran Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (24/2).

KOTA BANDUNG -- Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menangkap 17 pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran, dan menyita dua senjata tajam jenis parang di kawasan Mekarwangi, Kota Bandung, pada Selasa dini hari.

Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin menjelaskan penindakan berawal saat Tim Prabu Presisi Lodaya melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polsek Bojongloa Kidul saat menjelang waktu sahur.

“Pada saat patroli di wilayah Mekarwangi, anggota mendapati sekelompok pemuda. Ketika dihampiri petugas, mereka berusaha melarikan diri,” ujar Asep saat dikonfirmasi Bandung.

Asep mengatakan petugas kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 17 orang, sementara satu orang lainnya lolos.

“Seluruh pemuda tersebut langsung dibawa ke Mapolrestabes Bandung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis parang. Namun petugas tidak menemukan barang bukti lain seperti narkotika, obat-obatan terlarang, maupun minuman keras.

“Mayoritas yang diamankan masih berstatus pelajar dan remaja. Sebagian berasal dari kawasan Cibaduyut dan Sayuran. Selain pelajar, terdapat juga sejumlah alumni sekolah serta satu orang yang sudah bekerja,” katanya.

Asep mengatakan pihaknya masih mendalami tujuan kelompok tersebut berkumpul pada dini hari dengan membawa senjata tajam guna mengetahui ada tidaknya rencana aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Asep menegaskan kepolisian tidak akan menolerir aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum seperti balapan liar, perang sarung, maupun aksi kekerasan jalanan yang kerap meningkat saat Ramadhan.

“Kami melarang komunitas atau kelompok mana pun menggelar kegiatan sahur on the road tanpa koordinasi jelas karena berpotensi memicu gesekan antarkelompok,” katanya.

Kepolisian juga mengimbau para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anaknya, khususnya pada malam hingga dini hari selama Ramadhan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
FIFA Umumkan 18 Lagu Masuk ...
Nasional
Mensesneg: Presiden Lantik ...
Olahraga
Shin Tae-yong Ditunjuk jadi...
Luar Negeri
Turki Sebut Krisis Iran Bis...
Megapolitan
Pemkot Bogor Gelar Job Fair...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.