Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Kawal Distribusi DOC Ayam Broiler agar Adil bagi Peternak Pati

📅 Senin, 23 Feb 2026, 05:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Kawal Distribusi DOC Ayam Broiler agar Adil bagi Peternak Pati Doc: Antara
Ket. Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda (kiri) dalam rapat koordinasi kebutuhan dan suplai DOC broiler bagi peternak mandiri di Kantor Bupati Pati, Pati, Minggu (22/2).

Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong distribusi bibit ayam day old chick (DOC) di Kabupaten Pati berjalan transparan dan adil guna menjamin kepastian pasokan bagi peternak serta memperkuat ketahanan pangan nasional selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

"Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Andi Amran Sulaiman) pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina untuk memastikan tata niaga berjalan sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Kementerian Pertanian memfasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Kabupaten Pati untuk memperbaiki distribusi DOC. 

Forum itu sepakat memberi kepastian akses DOC bagi peternak secara lebih adil dan transparan.

Agung dan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra memimpin langsung pertemuan tersebut.

Koordinasi difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dengan melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) serta Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP).

Agung menyebut pertemuan tersebut menjadi bentuk itikad baik semua pihak dalam menjaga keberlanjutan usaha perunggasan dan  memberikan kepastian bagi peternak mandiri.

Ia menegaskan fokus pemerintah adalah memastikan distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran.

"Yang terpenting bukan hanya kesepakatan di atas kertas, tetapi konsistensi pelaksanaannya di lapangan,” kata dia saat memimpin rapat koordinasi kebutuhan dan suplai DOC broiler bagi peternak mandiri di Pati.\

Agung juga menekankan peran GPPU dalam menjaga kontinuitas pasokan serta tanggung jawab PPMP dalam memastikan anggotanya siap produksi dan menyerap DOC sesuai kesepakatan.

Pemerintah memastikan pengawasan distribusi diperkuat agar kesepakatan berjalan di lapangan. Peternak mandiri pun menyatakan puas karena memperoleh kepastian pasokan DOC yang mendukung keberlanjutan usaha mereka.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan pemerintah daerah akan mengawal pelaksanaan hasil pertemuan agar dirasakan peternak.

“Kabupaten Pati sedang bergerak terus. Kebutuhan ayam di Pati ini sangat banyak. Dan sekiranya dalam hal ini 1.000 box DOC (1 box = 100 ekor DOC) per minggu ini dapat menyuplai peternak di Pati sehingga harapan kami harga ayam terus stabil,” kata Risma.

Sekretaris Jenderal PPMP Barry menyatakan peternak mengapresiasi fasilitasi pemerintah yang mempertemukan seluruh pihak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.