Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangani Banjir Kudus–Pati, Kementerian PU Turunkan 20 Alat Berat dan Siapkan Normalisasi Sungai Juwana

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 23:20 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tangani Banjir Kudus–Pati, Kementerian PU Turunkan 20 Alat Berat dan Siapkan Normalisasi Sungai Juwana Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya terfokus di Sumatera, tetapi juga di Pulau Jawa dan daerah lainnya, termasuk Kudus dan Pati, Jawa Tengah

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus berkomitmen dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia, tidak hanya terfokus di Sumatera, tetapi juga di Pulau Jawa dan daerah lainnya, termasuk Kudus dan Pati, Jawa Tengah. Bencana banjir mengguyur Kudus, Pati, dan sekitarnya sejak 10 Januari 2026 akibat tingginya intensitas hujan di wilayah tersebut. 

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa sejak awal terjadinya bencana, Kementerian PU telah bergerak cepat dengan menurunkan tim personel untuk melakukan respons darurat, inspeksi infrastruktur terdampak, serta mendukung komando penanganan darurat daerah. 

"Dukungan juga diberikan melalui pengiriman alat berat, peralatan pendukung, serta bahan dan sarana kebencanaan ke lokasi terdampak," kata Menteri Dody. 

Penanganan banjir di Kudus dan Pati dilaksanakan oleh Kementerian PU melalui balai yang berada di Provinsi Jawa Tengah secara terpadu, mengingat kedua wilayah tersebut berada dalam satu sistem sungai, yakni Sungai Juana yang berada di bawah tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. 

Sebagai bagian dari respons cepat Kementerian PU, BBWS Pemali Juana telah mengerahkan 20 unit alat berat untuk menutup tanggul sungai yang jebol, membersihkan sampah yang menyumbat jembatan dan gorong-gorong, serta melakukan penggalian alur sungai guna memperlancar aliran air sejak awal bencana. 

Akses utama menuju Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara yang sebelumnya tertutup timbunan material longsor yang cukup masif, saat ini berangsur pulih. "Alhamdulillah, desa yang sebelumnya terisolasi kini mulai terbuka aksesnya," kata Kepala BBWS Pemali Juana Sudarto. 

BBWS Pemali Juana berkolaborasi dengan BPBD melakukan pengalihan alur sungai menggunakan krib dan bronjong yang selanjutnya akan dibangun jalan darurat di atasnya agar dapat dilalui kendaraan roda empat. Selain itu, penanganan juga dilakukan pada longsoran tanggul Sungai Suwatu di Desa Bulumanis Kidul, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, sebagai bagian dari upaya pengamanan sungai dan perlindungan kawasan permukiman warga. 

Dari hasil rapat koordinasi bersama di Kantor DPRD Kudus pada 16 Januari 2026, disepakati bahwa sebagian besar wilayah terdampak banjir di Kudus telah berhasil ditangani dan genangan air berangsur surut. 

Selanjutnya untuk penanganan jangka panjang, Sudarto menambahkan BBWS Pemali Juana akan melanjutkan pekerjaan normalisasi Sungai Juwana yang melintasi Kabupaten Kudus dan Pati. Direncanakan mulai dikerjakan pada 2026 dengan skema anggaran tahun jamak. 

"Pati dan Kudus bisa dikatakan satu paket karena dari satu sungai, yaitu Sungai Juana yang normalisasi dan sudetannya mestinya sudah bisa kita kerjakan bersamaan dengan Sungai Wulan yang sudah sukses. Terbukti tidak banjir lagi di perbatasan Demak - Kudus," ujar Sudarto. 

Pekerjaan normalisasi akan dilaksanakan secara bertahap mengingat besarnya kebutuhan anggaran serta masih adanya kendala pembebasan lahan di sepanjang alur sungai yang prosesnya membutuhkan koordinasi lintas daerah. 

"Karena terkendala pembebasan lahan paling cepat tahun ini baru bisa dilaksanakan jika lahan selesai dibebaskan. Saat ini BBWS Pemali Juana tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan para pemangku kepentingan terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut," kata Sudarto. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.