Baznas Tetapkan Nilai Zakat Fitrah di Lebak, per Jiwa Segini Nominalnya
📅 Senin, 23 Feb 2026, 19:05 WIB | Oleh: Opik
Doc: Antara
LEBAK, BANTEN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menetapkan zakat fitrah pada 1447 Hijriah/2026 Masehi sebesar 2,5 kilogram beras (3,5 liter) atau jika dikonversikan dalam bentuk uang senilai 40 ribu rupiah per jiwa.
"Nilai zakat fitrah 40 ribu rupiah per jiwa atau jika beras 2,5 kilogram (3,5 liter) dan fidyah 50 ribu rupiah per hari," kata Komisioner Baznas Bidang Pengumpulan ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Kabupaten Lebak Adjibulwathoni di Lebak, Senin (23/2).
Dia mengatakan penetapan zakat fitrah dan fidyah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan harga bahan pokok di pasaran, seperti harga beras tertinggi 14.000 rupiah dan terendah 9.500 rupiah per kilogram.
Selain itu, kata dia, masukan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak.
"Berdasarkan seluruh pertimbangan dan masukan, Baznas Kabupaten Lebak menetapkan nilai tersebut. Kami berharap penetapan zakat fitrah dan fidyah dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi para mustahik," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, penetapan zakat fitrah juga sesuai Keputusan Pemerintah Kabupaten Lebak dan diperkuat UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Tata Cara Zakat Mal dan Zakat Fitrah.
"Pembayaran zakat fitrah guna menyucikan diri, karena dalam setiap harta manusia itu terdapat hak orang lain. Karena itu, umat Muslim yang beriman diwajibkan membayar zakat fitrah pada bulan Ramadan. Mari membayar kewajiban zakat fitrah untuk kesejahteraan umat," katanya.
Ia mengatakan, penghimpunan dana zakat fitrah dan fidyah nantinya dikelola oleh Baznas untuk disalurkan ke kaum mustahik (penerima).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mustahik atau penerima zakat meliputi fakir miskin, anak yatim piatu, ibnu sabil, janda, jompo, hingga mualaf. Kami meyakini dana zakat fitrah yang dihimpun Baznas dapat menyejahterakan warga mustahik," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!