Wali Kota Bandung Ajak Warga Gotong Royong Buat Masjid Agung Berkilau
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 00:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengembalikan kilau Masjid Agung Bandung agar kembali cemerlang dan megah sebagai masjid kebanggaan warga Kota Bandung.
Hal itu Wali Kota Farhan sampaikan saat Safari Ramadan ke-2 di Masjid Agung Kota Bandung, Jumat (20/2) lalu.
Wali Kota Farhan mengungkapkan dorongan tersebut justru datang dari rumah yang mengingatkan bahwa Masjid Agung Bandung kurang cemerlang
“Sebagai wali kota harus bantu supaya masjidnya berkilau lagi. Kata istri saya, kurang cemerlang masjidnya,” kata Wali Kota Farhan.
Namun Wali Kota Farhan menegaskan, upaya memperindah dan merawat masjid tidak boleh hanya bergantung pada APBD. Menurut dia, jika hanya mengandalkan anggaran pemerintah, maka keberkahannya akan terpusat pada segelintir pihak saja.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Jangan cuma dari APBD. Kalau hanya dari APBD, berkahnya dominan buat saya, Pak Sekda, atau Ketua DPRD sebagai Ketua Banggar. Untuk menyinari lagi masjid ini harus ikut semuanya. Ini dorongan bersama,” tegas dia.
Masjid Agung yang mampu menampung hingga 12 ribu jamaah itu, lanjut Wali Kota Farhan, membutuhkan partisipasi kolektif agar tetap megah dan mengkilap. Ia mengajak masyarakat, tokoh agama dan para dermawan untuk bergotong royong merawat rumah ibadah kebanggaan kota Bandung.
Kebersamaan juga tercermin dalam konsep buka puasa yang digelar. Farhan mengusung konsep “botram” atau makan bersama. Hidangan berbuka tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga sumbangan para sahabat dan masyarakat yang ia ajak berpartisipasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Siapa pun yang datang, silakan ambil makanan. Ini kebersamaan,” ujar dia.
Dalam sambutan singkatnya, Wali Kota Farhan juga mengingatkan agar Ramadan dijalani dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan. Ia mengajak jamaah untuk tidak menjalani puasa dengan tegang atau lesu, melainkan santai dan menikmati setiap ibadah.
“Puasa jangan dibikin tegang. Santai saja. Nikmati ibadahnya,” ucap dia.
Ia bahkan berpesan agar berbuka tidak dilakukan secara berlebihan hingga membuat malas menunaikan salat tarawih. Menurutnya, keseimbangan adalah kunci agar ibadah tetap optimal.
Bagi Wali Kota Farhan, Ramadan adalah bulan untuk menikmati ibadah sekaligus meningkatkan kualitas diri. Ia mengutip pesan Al-Qur’an bahwa Allah meninggikan derajat orang-orang beriman dan berilmu. Oleh karena itu, kehadiran ulama yang berbagi ilmu di Masjid Agung menjadi momentum berharga.
“Beragama harus pakai ilmu, bukan keimanan yang buta dan fanatik. Tidak ada tempat fanatisme di Kota Bandung,” tegas dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!