Menag Nasaruddin Umar Salat Tarawih di Masjid Negara IKN, Ajak Umat 'Naik Kelas' Selama Ramadan
📅 Minggu, 22 Feb 2026, 10:45 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Kemenag
IKN - Menteri Agama Nasaruddin Umar melaksanakan Salat Tarawih bersama ribuan jamaah di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Jumat (20/2). Ia mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk “naik kelas” dengan memperkuat keikhlasan dalam beribadah.
Momentum ini bertepatan dengan tanggal 2 Ramadan 1447 Hijriah sebagai pengingat awal bagi umat Islam untuk memperkuat keikhlasan, tidak hanya dalam ibadah salat dan puasa, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Menteri Agama turut menandai langkah awal sinergi pengelolaan antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN sebagai pusat kegiatan keagamaan nasional.
Dikutip dari laman Istiqlal, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Kementerian Agama akan menghadirkan berbagai program, di antaranya beasiswa pendidikan kader ulama bagi masyarakat Kalimantan Timur serta program penayangan kajian keagamaan yang disiarkan secara langsung serta terhubung antara Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN.
“Kemudian, insyaallah disini (IKN) juga nanti kita akan membuat program pendidikan kader ulama. Jadi, Indonesia bagian timur disini saja, sementara Indonesia Bagian Barat akan berada di Istiqlal. Pembinaannya dikelola oleh Universitas PTIQ Jakarta dan di Istiqlal. Nanti kita usahakan beasiswa itu dari LPDP,” ujarnya.
Ia menekankan program kajian keagamaan akan ditayangkan secara bergantian dan disiarkan langsung, baik dari Jakarta maupun dari Ibu Kota Nusantara ke depan.
“Ilmu apapun yang kita terima di Masjid Istiqlal, ini akan terhubung dengan apa yang kita terima di masjid ini. Ini adalah masjid kembar, antara masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN. Kalau di sini saya hadir, maka Istiqlal-nya adalah Zoom. Kalau saya di Istiqlal, maka di sini Zoom. Sama juga dengan penceramah yang lain,” katanya.
Melalui berbagai program pendidikan dan keagamaan di Kawasan Nusantara, Menag menegaskan bahwa IKN akan berkembang sebagai pusat peradaban baru di masa mendatang, termasuk dalam memperkuat toleransi antarumat beragama dalam satu kawasan.
“Dan, insyaallah IKN ini akan menjadi pusat peradaban baru dunia islam yang akan datang. Kita akan mempertontonkan bagaimana konsep toleransi beragama dengan pertetanggaan kita dengan rumah-rumah ibadah yang lain dalam satu kawasan yang sama,” tutupnya.
Menyambut kehadiran Menteri Agama di IKN, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Kementerian Agama dalam penguatan kehidupan keagamaan di kawasan Nusantara. Ia menilai kehadiran tersebut tidak hanya membawa program, tetapi juga menjadi simbol perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan spiritual masyarakat di kawasan Nusantara.
“Terima kasih pak Menteri Agama beserta jajarannya telah memperhatikan pembangunan Ibu Kota Nusantara ini, Saya ingat tadi pagi ada kultum, ada rezeki lahir dan rezeki batin. Ternyata itu langsung dijawab oleh Allah SWT, Menteri Agama membawa 2 ton kurma sebagai rezeki lahir, sekaligus Alquran sebagai rezeki batin,” ujar Basuki.
Momentum Ramadan yang diawali dengan kehadiran Menteri Agama di Masjid Negara IKN menjadi penanda kuat bahwa pembangunan Nusantara turut diiringi dengan penguatan nilai keagamaan. Ramadan tidak hanya menjadi ruang ibadah, tetapi juga ruang untuk bertumbuh dan “naik kelas” dalam keikhlasan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!