Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Boom! Produksi Perikanan Laut Pati 2025 Tembus 64,6 Juta Kg

📅 Jumat, 20 Feb 2026, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Boom! Produksi Perikanan Laut Pati 2025 Tembus 64,6 Juta Kg Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif.
Ket. Aktivitas lelang ikan di TPI Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

PATI – Produksi perikanan laut mengalami peningkatan signifikan, mencerminkan pemulihan kapasitas tangkap, pengelolaan stok yang lebih baik, dan meningkatnya permintaan domestik maupun ekspor.

Lonjakan ini juga menandakan efektivitas kebijakan pemerintah dalam mendorong budidaya laut dan memperkuat rantai pasok perikanan.

Kenaikan produksi tidak hanya berpotensi memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan pendapatan nelayan, tetapi juga membuka peluang ekspor dan pengembangan industri pengolahan hasil laut.

Keberlanjutan pertumbuhan ini tetap membutuhkan pengawasan stok ikan, pengelolaan wilayah tangkap yang berkelanjutan, serta investasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas tanpa merusak ekosistem laut.

Produksi perikanan laut di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sepanjang tahun 2025 menunjukkan capaian signifikan karena total produksi ikan hasil tangkapan nelayan mencapai 64.597.419 kilogram dengan nilai produksi sebesar Rp1,1 triliun.

"Data tersebut merupakan akumulasi produksi tahunan berdasarkan jenis ikan dan alat tangkap yang digunakan nelayan, meliputi pukat cincin, pancing, cumi, jaring insang, trammelnet, krikit/dogol, hingga bubu," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati Hadi Santoso di Pati, Jumat (20/2).

Jenis ikan layang, kata dia, menjadi komoditas dengan kontribusi terbesar, yakni sebesar 28.648.678 kilogram dengan nilai produksi mencapai sekitar Rp610 miliar. Sementara itu, ikan lemuru/sero tercatat sebanyak 15.842.435 kilogram dengan nilai transaksinya lebih dari Rp207 miliar.

Produksi ikan kuniran mencapai 6.320.881 kilogram dengan nilai sekitar Rp48,2 miliar, sedangkan tongkol menyumbang 6.029.500 kilogram dengan nilai produksi menembus Rp100,5 miliar.

"Secara umum, alat tangkap pukat cincin masih mendominasi volume tangkapan untuk sejumlah jenis ikan pelagis, khususnya layang. Harga rata-rata ikan bervariasi tergantung jenisnya, dengan beberapa komoditas memiliki nilai ekonomi tinggi meski volumenya tidak sebesar komoditas utama," ujarnya.

Capaian ini menunjukkan sektor kelautan dan perikanan tetap menjadi salah satu penopang perekonomian di Kabupaten Pati.

Dengan nilai produksi yang menembus lebih dari Rp1,1 triliun, sub sektor perikanan tangkap di Pati dinilai memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, baik dari sisi peningkatan produktivitas, kualitas hasil tangkapan, maupun penguatan akses pasar.

"Pemkab Pati juga mendorong modernisasi alat tangkap demi peningkatan kesejahteraan nelayan, serta pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan agar capaian produksi tetap terjaga pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Polisi Vietnam Sita 500 Kucing Curian yang akan Diambil Dagingnya

56 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Polisi Vietnam Sita 500 Kuc...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.