Seiring Keretakan Hubungan, Wisatawan Tiongkok Hindari Liburan Imlek ke Jepang
📅 Selasa, 17 Feb 2026, 14:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPernyataan itu menyebutkan bahwa ada “negara-negara dalam komunitas internasional yang telah meningkatkan kemampuan militer mereka dengan cepat dan tidak transparan”, tetapi menambahkan bahwa “Jepang menentang langkah-langkah tersebut dan menjauhkan diri darinya”.
Liu Xiaoming, perwakilan khusus Tiongkok untuk urusan Semenanjung Korea, meningkatkan tekanan ketika ia mengatakan bahwa pernyataan Takaichi adalah bukti dari "ambisi Jepang yang tak pernah padam untuk menyerang dan menjajah Taiwan sekali lagi, dan bayang-bayang militerisme yang bangkit kembali".
Dalam sebuah unggahan di X yang merujuk pada serangan mendadak Jepang tahun 1941 di Pearl Harbor, Liu menambahkan: “Pelajaran sejarah tidak jauh dan harus diperhatikan. Jika Jepang menolak untuk bertobat dan mengubah caranya, mereka pasti akan mengulangi kesalahan tragis yang sama.”
Para pejabat di Beijing telah berulang kali memperingatkan para pelancong bahwa mereka menghadapi ancaman terhadap keselamatan mereka di Jepang, meskipun belum ada laporan insiden yang menargetkan wisatawan dari Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada hari Minggu, konsulat jenderal Tiongkok di Osaka kembali mendesak warga negara Tiongkok untuk tidak bepergian ke Jepang setelah terjadi penusukan fatal di kota tersebut. Insiden tersebut, di mana seorang remaja ditusuk hingga tewas dan dua lainnya terluka di daerah wisata populer, tidak melibatkan warga negara Tiongkok.
Tidak semua orang mengindahkan anjuran perjalanan resmi. Seorang pria Tiongkok mengatakan kepada kantor berita Kyodo bahwa penting untuk mempromosikan niat baik antara masyarakat biasa dari kedua negara. Wanita lain dari Shanghai mengatakan bahwa ia masih berencana mengunjungi Jepang bersama orang tuanya. “Peringatan perjalanan itu bertujuan untuk mempromosikan kritik terhadap Jepang,” katanya kepada Kyodo. “Tetapi keluarga saya belum dicuci otaknya.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!