BMKG Imbau Masyarakat untuk Waspadai Potensi Hujan Lebat di Wilayah NTT
📅 Senin, 16 Feb 2026, 08:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KUPANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan berintensitas lebat di mayoritas wilayah Nusa Tenggara Timur pada 16–17 Februari 2026.
“Waspadai potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang pada 16-17 Februari 2026 di sebagian besar wilayah NTT yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, I Ketut Wisnu Wardhana, di Kupang, Senin (16/2).
Ia menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer skala regional, antara lain aktifnya Monsun Asia, fenomena La Nina lemah, serta aktivitas Gelombang Atmosfer Kelvin dan gelombang atmosfer frekuensi rendah yang berdampak pada peningkatan potensi hujan di NTT.
Selain itu, keberadaan pusat tekanan rendah di utara Australia (Broome) turut memicu terbentuknya daerah pertemuan angin di atas wilayah NTT yang meningkatkan pertumbuhan awan konvektif. Kondisi ini berpeluang menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
BMKG juga mencatat kelembaban udara pada lapisan 800–500 mb terpantau cukup tinggi, berkisar 70–95 persen, sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal di wilayah NTT.
Sebaiknya Anda baca juga:
BMKG memperkirakan pada Senin (16/2) hujan sedang hingga lebat disertai petir berpotensi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sumba Barat, Sumba Tengah dan Sumba Timur. Sementara potensi angin kencang terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao dan Sabu Raijua.
Pada Selasa (17/2), potensi hujan berintensitas lebat diperkirakan terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Belu Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor dan Pulau Sumba. Adapun potensi angin kencang diperkirakan terjadi di Sabu Raijua.
Lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan 24 jam di nomor (0380) 881613 dan WhatsApp 0811-3940-4264, atau mengunduh aplikasi INFO BMKG di Appstore dan Playstore.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!