Merasa Lelah Setiap Hari? Jangan Diabaikan, Bisa Jadi Ini Penyebabnya
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 14:55 WIB | Oleh: Lili LestariAnda mungkin merasa lelah tetapi gelisah, tidak mampu sepenuhnya rileks. Mengenali beban emosional berlebih adalah langkah pertama menuju pemulihan.
5. Dehidrasi
Air sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, dehidrasi ringan dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan kesulitan berkonsentrasi. Jika Anda tidak cukup minum cairan, terutama dalam cuaca panas atau setelah berolahraga, volume darah Anda akan sedikit berkurang.
Hal ini memaksa jantung Anda bekerja lebih keras untuk memompa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Cobalah meningkatkan asupan air Anda dan lihat apakah energi Anda membaik.
Sebaiknya Anda baca juga:
6. Gizi Buruk
Melewatkan waktu makan atau mengandalkan makanan olahan atau terlalu banyak gula dapat menyebabkan penurunan energi secara tiba-tiba. Tubuh membutuhkan asupan energi terus menerus, yang diperoleh dari pola makan seimbang yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat.
Gula olahan menyebabkan lonjakan glukosa secara instan yang diikuti oleh penurunan tajam yang sama. Menurut sebuah studi dalam jurnal Nutrients, kadar vitamin B12 dan vitamin D juga terkait dengan kelelahan kronis.
Sebaiknya Anda baca juga:
7. Gaya Hidup Kurang Aaktif
Mungkin terdengar tidak masuk akal, tetapi kurang bergerak justru dapat membuat Anda merasa lebih lelah. Aktivitas fisik teratur meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan kualitas tidur. Duduk berjam-jam memperlambat metabolisme dan mengurangi aliran oksigen, sehingga menyebabkan rasa lesu. Bahkan berjalan kaki selama 20 menit setiap hari dapat memberikan perbedaan yang nyata.
8. Kondisi Medis
Menurut sebuah studi dalam jurnal Diabetes Therapy, pada penderita diabetes, tubuh tidak memiliki cukup insulin untuk menggunakan karbohidrat dengan benar sebagai energi. Ketika ini terjadi, tubuh beralih ke pembakaran lemak. Tetapi begitu gula yang tersimpan habis, proses pembuatan energi menjadi kurang efisien. Mesin yang biasanya menghasilkan energi melambat, sehingga tubuh tidak dapat memenuhi kebutuhan energinya yang biasa. Perlambatan ini adalah salah satu alasan mengapa penderita diabetes sering merasa lelah atau lesu.
Jika kelelahan disertai dengan perubahan berat badan yang tidak dapat dijelaskan, nyeri yang terus-menerus, pembengkakan, infeksi yang sering terjadi, atau perubahan suasana hati, penting untuk mencari nasihat medis.
Kapan Harus ke Dokter?
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!