Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendiktisaintek Dorong Peran Guru Besar dan Akademisi dalam Akselerasi Inovasi

📅 Minggu, 15 Feb 2026, 13:20 WIB | Oleh:
Mendiktisaintek Dorong Peran Guru Besar dan Akademisi dalam Akselerasi Inovasi Doc: antara foto
Ket. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dalam Forum Dewan Guru Besar Indonesia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (13/2).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menekankan peran krusial para guru besar dan akademisi dalam mengakselerasi kemajuan bangsa, melalui penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hal tersebut dikemukakan dalam Forum Dewan Guru Besar Indonesia di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (13/2).

"Saya sampaikan ucapan terima kasih kepada bapak ibu sekalian karena Dewan Guru Besar ini adalah guardian of value (penjaga nilai) yang menjaga nilai-nilai utama pendidikan tinggi," kata Mendiktisaintek melalui keterangan di Jakarta, Minggu (15/2).

Ia menegaskan gelar Guru Besar bukan sekadar pencapaian jabatan akademik tertinggi, melainkan ujung tombak tridarma yang harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Menteri Brian menyoroti perbedaan fundamental ekosistem riset di Indonesia dibandingkan negara maju. Lebih lanjut ia mendorong para akademisi untuk tidak terjebak dalam rutinitas administratif atau perebutan jabatan struktural, melainkan fokus pada gairah (passion) meneliti.

Di negara maju, ungkap dia, produktivitas profesor sangat ditentukan oleh kemampuan meraih hibah penelitian (research grant) yang kompetitif.

Salah satu poin transformasi yang menjadi fokus utama adalah pergeseran industri di Indonesia. Mendiktisaintek meminta agar sektor industri bertransformasi dari sekadar trading industry (industri perdagangan) menjadi industri berbasis produksi yang ditopang oleh riset yang mendalam.

"Saat ini, anggaran riset di Indonesia masih didominasi oleh pengeluaran pemerintah. Kita perlu mendorong peran swasta lebih besar, sebagaimana di negara seperti Turki, di mana 70% anggaran riset berasal dari sektor swasta," ujar Brian.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para dosen dari kampus di wilayah daerah, seperti Universitas Timor, yang mampu menembus jurnal internasional dengan impact factor tinggi.

Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis dan fasilitas bukan merupakan penghalang untuk mengukir prestasi di level global.

Mendiktisaintek mengajak para Guru Besar untuk memiliki visi yang melampaui angka-angka statistik atau penghargaan semata.

Terinspirasi dari para peraih Nobel, Brian berpesan agar semangat utama dalam meneliti adalah kebahagiaan dalam berkarya dan keinginan murni untuk berkontribusi bagi kemanusiaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.