LDC Gandeng Pandawa Agri dan Blue Marble Perkuat Ekosistem Pertanian Regeneratif Kopi di Indonesia
📅 Sabtu, 14 Feb 2026, 15:25 WIB | Oleh: Haryo BronoSuara dari Lapangan: Mengurangi Bahan Kimia
Menurut Solihin, petani kopi dari demoplot LDC, ia mulai bekerja sama dengan LDC pada 2022. Pada 2023, tim LDC melakukan pengecekan pH tanah dan residu pada kopi. “Alhamdulillah, ada perkembangan. Sebelumnya saya frustrasi karena tanah gersang, bahkan berniat beralih menjadi petani sawit. Namun setelah dibimbing LDC, pH tanah saya membaik dari 5,3 menjadi ideal di kisaran 6–7,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi produk Pandawa Agri yang membantu mengurangi herbisida hingga 50%, serta asuransi Blue Marble yang memberikan klaim saat curah hujan ekstrem merusak buah kopi. Sementara itu, Taufik, petani kopi lainnya, menyebut LDC membantu menyediakan alat produksi biochar (arang hayati). “Biochar menyimpan air dan nutrisi tanah serta menghasilkan insektisida hayati untuk hama tanaman,” ujarnya.
Kontribusi Terhadap Komunitas
Sebaiknya Anda baca juga:
Country Head Indonesia Louis Dreyfus Company, Rajat Dutt, mengatakan lebih dari 20.000 petani telah dijangkau sejak 2015 dan 860.000 pohon telah ditanam untuk agroforestri. Di Indonesia, LDC telah beroperasi lebih dari 25 tahun, bergerak dalam sektor refined cooking oils, kopi, hingga merek jus Montebello.
“Ini merupakan komitmen kami menjalankan bisnis komoditas sekaligus memberi kontribusi kepada komunitas,” ucap Rajat. Secara global, LDC menyalurkan komoditas kepada hampir 500 juta orang setiap tahun melalui sembilan platform bisnis, didukung oleh Louis Dreyfus Foundation yang fokus pada proyek pertanian regeneratif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!