Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Yayasan Buddha Tzu Chi mulai Bangun Huntap bagi Warga Padang

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 18:00 WIB | Oleh:
Yayasan Buddha Tzu Chi mulai Bangun Huntap bagi Warga Padang Doc: ANTARA/HO-Tim Media Presiden
Ket. Pembangunan hunian tetap yang melibatkan personel TNI dan warga untuk para penyintas bencana di Aceh dan Sumatera.

Kota Padang -- Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebuah non-governmental organization (NGO) yang berbasis di Jakarta mulai membangun ratusan hunian tetap atau huntap yang nantinya diperuntukkan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kota Padang, Sumatera Barat. 

"Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia secara resmi memulai pembangunan huntap bagi warga terdampak bencana banjir di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah," kata perwakilan relawan Buddha Tzu Chi Indonesia Prasetya Salim di Kota Padang, Jumat.

Prasetya Salim mengatakan langkah awal pembangunan huntap tersebut dimulai dengan proses penggalian pondasi. Pembangunan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pihak swasta dan pemerintah untuk mempercepat pemulihan masyarakat pascabencana terutama yang kehilangan tempat tinggal. 

Rencananya, lembaga sosial kemanusiaan lintas suku, agama, ras dan negara ini akan membangun 209 unit huntap bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. 

"Jadi, di lahan ini kami akan membangun 209 unit huntap bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat bencana," ujar dia.

Ia menjelaskan pengerjaan huntap tersebut telah melewati serangkaian tahapan di antaranya persiapan lahan yang intensif, kaveling atau pembagian tanah berdasarkan ukuran yang dibutuhkan, land clearing, serta pematokan yang difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

​Selain itu, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) setempat turut serta mengawal dan mendampingi seluruh proses pembangunan guna memastikan hunian yang dibangun sesuai dengan standar keamanan dan kelayakan.

Prasetya Salim mengatakan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia berkomitmen untuk menyelesaikan proyek kemanusiaan itu dengan cepat, agar penyintas banjir bandang dapat segera menempati hunian yang layak.

​"Target kami pembangunan huntap ini selesai dalam waktu empat bulan atau dengan batas maksimal 14 bulan. Tujuannya agar bisa segera diserahkan kepada pihak keluarga yang terdampak bencana," ujar Prasetya.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

bloger indonesia
bloger indonesia
13 Feb 2026, 19:12 WIB.

Mulia sekali orang-orang Yayasan ini

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Rekor MURI Ritual Haroa den...

Festival Illuminar Faire

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Festival Illuminar Faire

Perpustakaan keliling saat HBKB di Makassar

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Perpustakaan keliling saat ...

Anniversary Game 99 Persebaya

40 menit yang lalu | Wahyu AP

Olahraga
Anniversary Game 99 Persebaya

Peringati Hari BMX Internasional di Bandung

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peringati Hari BMX Internas...
Megapolitan
Abnon Kepulauan Seribu Siap...
Megapolitan
Membangun Jakarta semakin I...
Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok

19 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.