Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Medan Siapkan 255 Titik Gizi Gratis, Kadin Diminta Jadi Motor Penggerak Hilirisasi

📅 Kamis, 16 Apr 2026, 02:05 WIB | Oleh:
Medan Siapkan 255 Titik Gizi Gratis, Kadin Diminta Jadi Motor Penggerak Hilirisasi Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Medan
Ket. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas.

MEDAN - Pemerintah Kota Medan mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) setempat untuk mengambil peran revolusioner dalam memperkuat perekonomian daerah melalui peningkatan investasi dan hilirisasi produk lokal.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menekankan pentingnya Kadin dalam mencetak pengusaha baru di sektor pangan guna menyokong kebutuhan logistik program makanan bergizi yang diproyeksikan melayani 700.000 jiwa setiap hari di ibu kota Sumatera Utara tersebut.

"Saya mengajak Kadin untuk memperkuat perekonomian kota melalui peningkatan investasi dan hilirisasi produk," ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas usai menghadiri pelantikan Kadin Kota Medan, di Medan, Rabu.

Rico Waas juga mengajak Kadin Kota Medan untuk mencetak pengusaha-pengusaha sektor pangan untuk mendukung kebutuhan program makanan bergizi.

Menurut dia, kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program tersebut sangat besar. Ia mencontohkan kebutuhan telur bisa mencapai 5,6 juta butir telur per bulan.

"Berdasarkan data, target Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Medan mencapai 255 titik dengan proyeksi melayani sekitar 700.000 jiwa setiap harinya. Rantai pasok bahan pangan perlu diperkuat guna memastikan ketersediaan stok di Kota Medan," kata dia.

Oleh karena itu, Ia mengajak Kadin Medan menjadi motor penggerak utama dalam menjadikan Medan sebagai hub perdagangan yang mengedepankan hilirisasi produk.

"Kadin tidak lagi bekerja secara normatif, melainkan revolusioner dalam membawa produk lokal ke pasar internasional," sebut dia.

Ia berharap dengan pelantikan tersebut sinergi Pemkot Medan dan Kadin mampu mengeksekusi peningkatan investasi, pemanfaatan dari program nasional, dan transformasi UMKM agar naik kelas.

Ketua Kadin Kota Medan Armand Chandra menegaskan komitmen organisasinya untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah yang tangguh dan inklusif.

Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

"Kami menyadari bahwa Kadin tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karena itu, Kadin Medan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Medan dalam membangun fondasi ekonomi kota yang lebih tangguh," ujar Armand Chandra.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Lulusan SD Bisa Berpenghasi...

Devisa Terkuras untuk Stabilkan Rupiah

27 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Devisa Terkuras untuk Stabi...
Luar Negeri
Gempa Dahsyat Filipina Picu...

Konflik Timteng Picu Inflasi Global

27 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Konflik Timteng Picu Inflas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

Paviliun Wonderful Indonesia Sabet Best Booth Design di SITF 2026

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.