Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Amazon Girls’ Tech Day Dorong Talenta Digital Perempuan Muda di Indonesia

📅 Jumat, 13 Feb 2026, 22:10 WIB | Oleh:


“Meskipun sebagian besar siswi kami memiliki keterbatasan akses teknologi, mereka menunjukkan semangat dan antusiasme belajar yang luar biasa sepanjang program berlangsung. Kami bangga melihat mereka membuktikan keterbatasan bukanlah hambatan untuk berprestasi dan berkembang. Program ini tidak hanya membuka wawasan baru, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan yang relevan untuk masa depan,” ucapnya.


Winu menambahkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara industri dan dunia pendidikan, AWS dan Prestasi Junior Indonesia berkomitmen untuk terus menciptakan jalur inklusif agar semakin banyak anak perempuan berani bermimpi, belajar, dan berkarya di bidang teknologi.


“Secara global, Amazon menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta anak perempuan dan perempuan muda hingga tahun 2030. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi kami,” ungkapnya.

Tingkatkan Jumlah Talenta Digital


Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengapresiasi kolaborasi antara Amazon dan PJI dalam menyiapkan talenta digital perempuan sejak dini. Kementerian ini menargetkan pada tahun 2030 dapat membangun 9 juta talenta digital. Angka tersebut masih belum cukup, sehingga akan meningkatkan target menjadi 12 juta pada tahun 2030.


“Saya percaya kita perlu mendorong perempuan muda, seperti mereka yang hadir di Girls’ Tech Day, untuk menjadi bagian dari talenta digital masa depan kita. Kami ingin terus mendorong generasi muda dan yakin bahwa semakin banyak anak muda akan memahami manfaat teknologi. Teknologi merupakan sumber pemberdayaan yang kuat, bukan hanya bagi perempuan muda, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas mereka, serta pada akhirnya bagi bangsa. Kami akan memperluas makna 3T menjadi Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga untuk mendukung mereka dan seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.


Kehadiran Amazon Girls’ Tech Day dinilai semakin relevan di tengah pesatnya transformasi dunia kerja akibat perkembangan kecerdasan buatan. Berdasarkan laporan terbaru AWS dan Strand Partners, lebih dari 18 juta pelaku usaha di Indonesia (28%) telah mengadopsi AI, dengan tingkat pertumbuhan tahunan mencapai 47% pada tahun 2025.


“Namun, di balik pertumbuhan tersebut, 57% bisnis di Indonesia masih menghadapi tantangan kesenjangan keterampilan digital, yang menunjukkan pentingnya persiapan talenta sejak usia sekolah,” kata Winu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...

4 Tempat Usaha Don Ritto Mulai Disisir Petugas Kejagung

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...

Warga Akan Lebih Sehat Bila Tinggal di Rumah yang Layak Huni

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Warga Akan Lebih Sehat Bila...

ASN Yang Segera Memasuki Masa Pensiun Perlu Persiapan

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

Briket dari Ampas Kopi Karya Dosen UTU Diakui Negara, Kemenkum Terbitkan Sertifikat Paten,

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.