Trump akan Kirim Gugus Tempur Kapal Induk Kedua di Timur Tengah
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiAS berupaya memperluas cakupan negosiasi dengan Iran tidak hanya pada isu nuklir, tetapi juga membatasi program rudal balistik Iran, salah satu yang terbesar di Timur Tengah.
Teheran menyatakan arsenal rudalnya telah dibangun kembali sejak kampanye pengeboman 12 hari oleh Israel dan AS pada 2025, serta menegaskan bahwa stok rudalnya tidak dapat dinegosiasikan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Trump di Washington pada 11 Februari dan diperkirakan akan mendorong agar setiap kesepakatan AS-Iran mencakup pembatasan terhadap rudal Teheran.
Baghaei mengatakan AS “harus bertindak secara independen dari tekanan asing, terutama tekanan Israel yang mengabaikan kepentingan kawasan dan bahkan kepentingan AS sendiri”.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam setiap perundingan, Iran akan tetap menuntut pencabutan sanksi keuangan dan mempertahankan hak nuklirnya, termasuk pengayaan uranium, kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian.
Washington menuntut Iran menyerahkan stok uranium yang diperkaya hingga 60 persen kemurnian fisi, hanya selangkah dari 90 persen yang dianggap sebagai tingkat senjata.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!