Pemkab Gianyar Bali Gandeng Osaki Jepang soal Pengelolaan Sampah
📅 Kamis, 12 Feb 2026, 16:20 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/HO-Pemkab Gianyar
Gianyar, Bali -- Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, menggandeng Pemerintah Kota Osaki, Jepang untuk bekerja sama terkait pengelolaan sampah setelah mendapat restu melalui Sidang Paripurna Persetujuan dari DPRD Gianyar.
“Melalui kerja sama ini tidak hanya berbicara tentang transfer teknologi atau bantuan mesin, tetapi yang lebih penting adalah transfer pengetahuan dan perubahan budaya,” kata Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun di Gianyar, Bali, Kamis.
Ia menjelaskan menjelaskan tujuan kerja sama tersebut untuk meningkatkan sumber daya manusia.
Dengan adanya pendampingan secara langsung, ia mengharapkan akan memberikan motivasi dan pembelajaran bagi pengelola sampah serta masyarakat di Kabupaten Gianyar.
Pengelolaan sampah itu juga ditargetkan memberikan manfaat secara ekonomi, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, dan menjamin kelestarian alam dan lingkungan serta dapat mengubah perilaku masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menilai kerja sama itu merupakan langkah strategis dalam sistem pengelolaan sampah yang mampu menekan volume sampah di tempat pemprosesan akhir (TPA) secara maksimal
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Gianyar I Nyoman Amerthayasa menyampaikan Komisi II telah mencermati secara seksama substansi kerja sama yang diajukan, baik dari aspek kebijakan, manfaat yang diharapkan, kesiapan perangkat daerah, maupun dari aspek hukum dan keuangan daerah.
Meski memberikan lampu hijau, namun legislatif memberikan catatan penting terkait perlunya kejelasan ruang lingkup teknis pelaksanaan kerja sama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, kesiapan perangkat daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup, serta pentingnya dukungan sumber daya manusia yang memadai agar implementasi kerja sama berjalan efektif dan bermanfaat optimal.
“Semua makhluk hidup yang telah berakhir masa hidupnya diperlakukan dengan baik, demikian pula sampah yang dihasilkan dari aktivitas manusia harus dikelola secara layak agar tidak menimbulkan dampak negatif,” ucapnya.
Sebagai gambaran berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup, jumlah timbulan sampah di Kabupaten Gianyar pada 2025 mencapai 561 ton per hari dan per tahun mencapai 204.765 ton yang 92 persen berasal dari rumah tangga.
Adapun komposisi terbesar yaitu sebanyak 46 persen berupa kayu/ranting, sisa makanan hampir 17 persen, plastik hampir 19 persen dan kertas mencapai 8,25 persen.
Sedangkan pada 2024, timbulan sampah per hari mencapai 562 ton dan per tahun mencapai 205.129 ton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!