Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendes Yandri dan 15 CEO Asal Inggris Bahas Percepatan Listrik Desa

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 13:38 WIB | Oleh:
Mendes Yandri dan 15 CEO Asal Inggris Bahas Percepatan Listrik Desa	Doc: antara foto
Ket. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto

JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menerima audiensi delegasi 15 CEO perusahaan inovasi energi dan teknologi asal Inggris, dalam rangka menjajaki kerja sama percepatan pengaliran listrik pedesaan dan pembangunan desa di Indonesia.

“Kami ingin kolaborasi ini menghasilkan solusi yang benar-benar bisa dipakai di desa,” ucap Mendes PDT Yandri Susanto di Jakarta, Kamis (12/2).

Diketahui, delegasi tersebut mencakup pimpinan sejumlah perusahaan teknologi energi dan iklim terkemuka dari Inggris, seperti Carruthers Renewables (mikrohidro off-grid), Centre for Energy Equality (CEE) yang bergerak di bidang solusi energi inklusif, Eja-Ice di bidang rantai dingin tenaga surya untuk pangan dan kesehatan, Propel and Power di bidang turbin laut tanpa baling-baling untuk wilayah pesisir, serta Compact Syngas Solutions yang bergerak di bidang pengolahan limbah menjadi energi.

Pertemuan itu difokuskan pada solusi praktis untuk listrik perdesaan di wilayah terpencil dan kepulauan, termasuk pengembangan sistem energi terbarukan terdesentralisasi, penguatan pasokan listrik bagi BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih, serta dukungan energi untuk cold chain pangan dan layanan dasar desa.

Sejumlah skema proyek percontohan pun dibahas sebagai langkah awal implementasi di lapangan.

Mendes PDT Yandri menyampaikan pihaknya menyambut baik kehadiran para CEO tersebut karena Kemendes PDT membuka peluang untuk kolaborasi dengan pihak manapun dalam membangun desa.

"Ada 75.266 desa jadi harus kolaborasi untuk bangun desa," kata Mendes PDT Yandri.

Kemendes PDT, kata dia, memiliki 12 program prioritas yang bisa dikolaborasi dengan para CEO tersebut, seperti desa ekspor. Program itu ditargetkan dapat membangun 5.000 desa ekspor dengan keberagaman potensi yang dimiliki oleh setiap desa.

"Kami juga punya program desa tematik menyesuaikan potensi desa yang diperuntukkan sebagai penyuplai bahan baku program pemerintah, yaitu Makan Bergizi Gratis," kata Mendes PDT Yandri.

Program lainnya adalah desa berketahanan iklim hingga desa bebas sampah. Mendes Yandri berharap kerja sama internasional dapat berdampak langsung bagi warga desa.

Dalam kesempatan itu, para CEO menyampaikan ketertarikan untuk bisa berkolaborasi dengan Kemendes PDT untuk mendukung sejumlah program dalam 12 Rencana Aksi.

Audiensi itu juga merupakan bagian dari rangkaian Innovate UK Energy Access Brokerage di Indonesia, yang mempertemukan inovator Inggris dengan pemangku kepentingan nasional untuk membuka peluang kolaborasi proyek listrik perdesaan, energi terbarukan, dan penguatan ekonomi desa berbasis teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.