Korsel Gerebek Badan Intelijen Terkait Penerbangan Drone ke Korut
📅 Rabu, 11 Feb 2026, 02:03 WIB | Oleh: Tim PenulisProvokasi dan Propaganda
Saat ini Yoon Suk-yeol sedang menjalani persidangan atas tuduhan bahwa ia secara ilegal mengirimkan drone ke Korut untuk membantu menciptakan dalih bagi pemberlakuan darurat militer pada akhir tahun 2024.
Jaksa menuduh Yoon Suk-yeol telah menginstruksikan militer Seoul untuk menerbangkan drone di atas Pyongyang dan menyebarkan selebaran anti-Korut dalam upaya memprovokasi reaksi. Para jaksa mengatakan Yoon Suk-yeol dan yang lainnya telah bersekongkol untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan deklarasi darurat militer.
Upaya Yoon Suk-yeol untuk menggulingkan pemerintahan sipil akhirnya gagal. Pria berusia 65 tahun itu dimakzulkan dan dicopot dari jabatannya pada April 2025. Dia akan dijatuhi hukuman atas tuduhan pemberontakan pekan depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai balasan atas penyebaran propaganda, Korut pada tahun 2024 mengirimkan puluhan balon berisi sampah untuk menyebarkan sampah di seluruh Korsel. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!