Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jawab Moody’s, Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook

📅 Rabu, 11 Feb 2026, 20:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jawab Moody’s, Pemerintah Siapkan Indonesia Economic Outlook Doc: Antara.
Ket. Pemerintah menyiapkan Indonesia Economic Outlook untuk menjawab Moody's.

JAKARTA – Langkah pemerintah menyiapkan Indonesia Economic Outlook menjadi sinyal respons strategis atas penurunan outlook Moody’s, sekaligus upaya menegaskan kembali fundamental ekonomi nasional kepada pasar.

Forum ini berfungsi sebagai ruang konsolidasi narasi kebijakan, mulai dari arah fiskal, pengelolaan utang, hingga agenda reformasi struktural, guna menjaga kepercayaan investor.

Di tengah meningkatnya tekanan global dan keterbatasan ruang fiskal, Economic Outlook menjadi instrumen penting untuk menunjukkan komitmen pemerintah terhadap disiplin anggaran, stabilitas makro, serta kesinambungan pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pemerintah akan memberikan penjelasan lengkap terkait proyeksi ekonomi Indonesia pada Jumat (13/2), untuk menanggapi outlook negatif yang diberikan lembaga pemeringkat Moody's.

Airlangga mengatakan Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran pemerintah menyiapkan penjelasan yang lebih komprehensif kepada publik dan pelaku ekonomi melalui forum Indonesia Economic Outlook.

"Bapak Presiden tadi meminta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk serasehan ekonomi, yaitu Indonesia Economic Outlook yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti," kata Airlangga di Jakarta, Rabu (11/2).

Hal ini disampaikan Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dalam menanggapi laporan lembaga pemeringkat Moody's yang memberikan outlook negatif terhadap perekonomian Indonesia.

Dalam forum tersebut, jelas Airlangga, pemerintah akan memaparkan posisi perekonomian nasional, strategi menjaga stabilitas fiskal, serta berbagai program unggulan yang tengah dijalankan pemerintah.

Airlangga menegaskan bahwa pembahasan mengenai laporan Moody’s telah dilakukan dalam rapat internal pemerintah.

Ia memastikan forum Indonesia Economic Outlook akan menjadi sarana untuk memberikan penjelasan detail sekaligus memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia

"Di sana akan diberikan penjelasan mengenai posisi pemerintah terkait juga dengan program-program unggulan dari pemerintah," jelasnya.

Airlangga menegaskan bahwa secara keseluruhan peringkat kredit Indonesia masih berada pada level investment grade dari seluruh lembaga pemeringkat global.

Selain Moody's, lembaga pemeringkat lain, seperti Fitch Ratings dan Standard & Poor's (S&P) masih mempertahankan penilaian Indonesia pada level layak investasi.

Meski demikian, pemerintah tetap mencermati outlook negatif yang disampaikan Moody's sebagai bahan evaluasi dan penguatan kebijakan ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.