Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SpaceX Fokus Prioritaskan Proyek Kota di Bulan

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
SpaceX Fokus Prioritaskan Proyek Kota di Bulan Doc: AFP/Fabrice COFFRINI
Ket. CEO SpaceX, Elon Musk

CALIFORNIA – Pengusaha miliarder Elon Musk mengatakan pada Minggu (8/2), bahwa SpaceX telah mengalihkan fokusnya untuk membangun sebuah “kota yang dapat berkembang sendiri” di Bulan, yang menurutnya dapat terwujud dalam waktu kurang dari 10 tahun.

Dikutip dari The Straits Times, meski demikian, SpaceX tetap berniat memulai ambisi lama Musk untuk membangun kota di Mars dalam kurun lima hingga tujuh tahun, tulisnya di platform media sosial X. Namun, ia menegaskan bahwa “prioritas utama adalah mengamankan masa depan peradaban, dan Bulan bisa dicapai lebih cepat.”

Pernyataan Musk tersebut sejalan dengan laporan Wall Street Journal pada 6 Februari yang menyebutkan bahwa SpaceX telah menyampaikan kepada para investornya akan memprioritaskan misi ke Bulan terlebih dahulu, dan baru mencoba perjalanan ke Mars pada tahap berikutnya, dengan target pendaratan tanpa awak di Bulan pada Maret 2027. Pada 2025 lalu, Musk masih menyatakan menargetkan pengiriman misi tanpa awak ke Mars pada akhir 2026.

Amerika Serikat saat ini menghadapi persaingan ketat dari Tiongkok dalam upaya mengembalikan astronot ke Bulan, di mana manusia terakhir kali menginjakkan kaki pada 1972 melalui misi Apollo terakhir AS.

Kurang dari sepekan lalu, Musk mengumumkan bahwa SpaceX telah mengakuisisi perusahaan kecerdasan buatan yang juga ia pimpin, xAI, dalam sebuah kesepakatan yang menilai perusahaan roket dan satelit itu sebesar 1 triliun dollar AS (sekitar 15.700 triliun rupiah), sementara xAI dinilai 250 miliar dollar AS.

Pendukung langkah ini menilai akuisisi tersebut dapat memperkuat rencana SpaceX membangun pusat data berbasis luar angkasa, yang menurut Musk lebih efisien energi dibandingkan fasilitas di Bumi, seiring melonjaknya kebutuhan daya komputasi akibat perkembangan AI.

SpaceX juga berharap penawaran umum perdana (IPO) pada paruh akhir 2026 dapat menghimpun dana hingga 50 miliar dollar AS, yang berpotensi menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah.

Sebelumnya pada Minggu, Musk membagikan iklan Super Bowl pertama SpaceX yang mempromosikan layanan internet satelit Starlink.

Di tengah pengalihan fokus SpaceX, Musk juga mendorong perubahan arah pada perusahaannya yang telah melantai di bursa, Tesla.

Setelah membangun pasar kendaraan listrik global, Tesla kini berencana menggelontorkan investasi sebesar 20 miliar dollar AS pada 2026 untuk beralih ke pengembangan kendaraan otonom dan robot.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.