Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Intelijen Korsel Digerebek, Diduga Terlibat Insiden Drone di Korut

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 13:27 WIB | Oleh: Tim Penulis

Lee mengatakan pada bulan Desember bahwa ia merasa perlu meminta maaf kepada Korea Utara atas dugaan perintah pendahulunya mengirimkan drone.

"Saya merasa harus meminta maaf, tetapi saya ragu untuk mengatakannya dengan lantang," katanya saat itu.

"Saya khawatir jika saya melakukannya, itu bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk pertempuran ideologis atau tuduhan pro-Korea Utara," tambahnya.

Lee telah mengambil langkah-langkah untuk meredakan ketegangan sejak menjabat, termasuk menyingkirkan pengeras suara propaganda di sepanjang perbatasan.

Pyongyang meluncurkan drone serang baru pada Agustus 2024. Para ahli mengatakan kemampuan tersebut mungkin disebabkan oleh aliansi yang sedang berkembang antara negara itu dengan Moskow.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saat itu memerintahkan "produksi massal" drone serang. Para analis mengatakan drone tersebut mungkin dirancang untuk membawa bahan peledak dan sengaja menabrak target musuh.

Korea Utara sebelumnya telah mengirimkan balon berisi sampah ke Korea Selatan sebagai balasan atas tindakan aktivis di Korea Selatan yang menerbangkan pesan propaganda anti-rezim ke utara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

19 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

34 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...
Olahraga
Pengalaman Fritz Hadapi Keb...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.