Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemerintah Diminta Konsisten Menjaga Kredibilitas Kebijakan Fiskal dan Stabilitas Makro

📅 Senin, 09 Feb 2026, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Kita sepakat bahwa pertumbuhan ekonomi memang menunjukkan rebound yang patut diapresiasi. Namun, lembaga pemeringkat tidak hanya menilai angka pertumbuhan, melainkan juga kualitas fiskal, keberlanjutan pembiayaan, serta konsistensi kebijakan jangka menengah. Sebab, rebound ekonomi dan meningkatnya risiko fiskal bisa terjadi secara bersamaan,” kata Badiul.

Alarm kehati-hatian Moody’s juga perlu dibaca dalam konteks global. Ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar keuangan, dan tekanan fiskal di negara berkembang membuat lembaga pemeringkat cenderung lebih konservatif.

Outlook negatif seharusnya dipahami sebagai alarm kebijakan, bukan stigma. Sementara, respon pemerintah sebagaimana disampaikan Menkeu yang menegaskan kuatnya fundamental ekonomi adalah langkah penting,” ungkap Badiul.

Tantangannya kini, adalah memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dibarengi disiplin fiskal, pengelolaan utang yang prudent, dan konsistensi kebijakan, sehingga kekhawatiran jangka menengah yang disorot lembaga pemeringkat seperti Moody’s dapat dijawab dengan kinerja nyata.

“Menurut saya, penting bagi pemerintah memastikan konsistensi pengelolaan APBN, terutama dalam menjaga defisit, rasio utang, serta keberlanjutan pembiayaan pasca rebound ekonomi,”tegas Badiul.

Penegasan arah kebijakan fiskal yang prudent dan terukur akan menjadi sinyal kuat bahwa pertumbuhan tidak dibangun dengan mengorbankan stabilitas jangka panjang. Selain itu, rebound ekonomi harus dibarengi penguatan basis penerimaan negara, efisiensi belanja, dan penciptaan nilai tambah sektor riil.

Reformasi yang berdampak langsung pada produktivitas, ketahanan domestik, dan daya saing akan menunjukkan bahwa pertumbuhan Indonesia bersifat berkelanjutan, dan inklusif bukan temporer.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.