Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Moody's Peringatkan Kelemahan Prediktabilitas dapat Mengikis Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

📅 Jumat, 06 Feb 2026, 17:43 WIB | Oleh:
Moody's Peringatkan Kelemahan Prediktabilitas dapat Mengikis Kredibilitas Kebijakan Pemerintah Doc: Istimewa
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan tetap berpegang pada aturan yang membatasi defisit fiskal maksimal 3 persen dari produk domestik bruto.

JAKARTA - Moody's Ratings telah menurunkan peringkat pasar saham Indonesia dalam ulasan MSCI (Morgan Stanley Capital Indonesia), yang memicu aksi jual lebih lanjut terhadap saham, obligasi, dan rupiah.

Dilansir oleh Bloomberg, Moody's menurunkan outlook peringkat dari "stabil" menjadi "negatif". Penurunan ini disebabkan oleh berkurangnya prediktabilitas dalam pembuatan kebijakan pemerintah, yang berpotensi menghambat efektivitas kebijakan dan mengindikasikan tata kelola yang lemah. 

Perubahan prospek ini, terjadi setelah aksi jual besar-besaran di indeks saham negara tersebut pekan lalu karena kekhawatiran tentang daya beli, dan serangkaian reformasi yang lebih luas di bawah Presiden Prabowo Subianto yang telah menimbulkan kekhawatiran tentang jalur fiskal dan moneter negara.

“Perubahan prospek ini didorong oleh berkurangnya prediktabilitas dalam pembuatan kebijakan, yang berisiko melemahkan efektivitas kebijakan dan menunjukkan melemahnya tata kelola,” kata Moody’s dalam sebuah pernyataan.

“Jika berlanjut, tren ini dapat mengikis kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah lama mapan, yang telah mendukung pertumbuhan ekonomi yang solid dan stabilitas makroekonomi, fiskal, dan keuangan.”

Peringatan MSCI tentang transparansi kepemilikan saham pekan lalu menyebabkan saham mengalami penurunan paling tajam sejak Krisis Keuangan Asia. Investor asing menjual obligasi Indonesia senilai 202 juta dolar AS pada hari Rabu dan Kamis, sebelum para pejabat bergegas mengumumkan rencana reformasi pasar, yang membantu menenangkan pasar dan mengembalikan arus masuk obligasi.

Moody's memperingatkan penurunan peringkat jika terjadi peningkatan defisit anggaran yang berkelanjutan, depresiasi mata uang yang berkepanjangan atau arus modal yang menurun, atau pelemahan signifikan pada perusahaan milik negara.

Menurut Moody's, jika tren ini berlanjut, kredibilitas kebijakan Indonesia yang telah terbentuk sejak lama dan berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjaga stabilitas makro, fiskal, dan finansial, berpotensi melemah. Namun, Moody's juga menilai bahwa ekonomi Indonesia masih memiliki ketahanan yang kuat, dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil dan didukung oleh sumber daya alam dan demografi yang menguntungkan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa (3/2), memberikan tanggapan atas pernyataan Moody's. Dia berusaha menepis kekhawatiran sejumlah pihak atas Indeks MSCI tersebut karena pemerintah telah bertindak cepat untuk memperbaiki kondisi ketidak-transparanan pasar saham yang diklaim oleh MSCI.

"Tidak, karena saat ini kondisinya membaik. Kecuali jika kita mengabaikan peringatan MSCI hingga Mei, maka kita harus khawatir," ungkapnya dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Jakarta, Selasa (3/2).

Bank Indonesia menyatakan bahwa penurunan outlook ini tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi Indonesia, dan ekonomi domestik masih resilien. Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,39 persen pada kuartal keempat 2025, dan inflasi tetap terkendali dalam target.

Namun ia mengakui jika IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan ) telah anjlok karena self regulatory organization (SRO)  seperi BEI dan OJK lalai menindaklanjuti permintaan MSCI atas transparansi kepemilikan saham publik.

Menurut Purbaya, beberapa bulan lalu ia telah memperingatkan BEI dan OJK agar mengatadi praktik manipulasi saham jika ingin mendapatkan insentif dari pemerintah.

"Saya sudah memberi tahu manajemen bursa beberapa bulan lalu dari praktik manipulasi tersebut, tetapi mereka tidak melakukan apapun," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.