Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dulu Saling Serang, Kini Trump dan Petro Berjabat Tangan di Oval Office

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 22:45 WIB | Oleh:
Dulu Saling Serang, Kini Trump dan Petro Berjabat Tangan di Oval Office Doc: AFP

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Kolombia Gustavo Petro menggambarkan pembicaraan tertutup mereka yang berlangsung selama hampir dua jam di Gedung Putih pada Selasa (3/2) sebagai pertemuan yang bersahabat, menandakan mencairnya hubungan setelah ketegangan selama berbulan-bulan di antara kedua negara.

"Pertemuan kami sangat baik," kata Trump kepada awak media di Ruang Oval. "Menurut saya, dia (Petro) luar biasa."

Petro dalam konferensi pers di Kedutaan Besar Kolombia di Washington mengatakan bahwa kedua pemimpin membahas kerja sama dalam upaya pemberantasan narkoba dan cara-cara untuk mendukung proyek-proyek ekonomi dan energi yang berkaitan dengan Venezuela.

Pertemuan tersebut berakhir dengan "pandangan yang positif dan optimistis," kata Petro.

Presiden Kolombia itu menambahkan bahwa dia telah mengundang Trump untuk mengunjungi Kota Cartagena di Karibia dan meminta bantuan AS dalam memediasi sengketa perdagangan antara Kolombia dan Ekuador, menurut laporan.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah ketegangan hubungan selama berbulan-bulan yang ditandai dengan interaksi sengit. Trump sebelumnya secara terbuka menuduh Petro gagal mengendalikan perdagangan narkoba dan memperingatkan soal langkah-langkah hukuman, termasuk kenaikan tarif dan pengurangan bantuan AS.

Sementara itu, Petro menuduh AS menggunakan kebijakan antinarkoba sebagai dalih untuk menjustifikasi penggunaan kekuatan di kawasan Karibia. Visa AS miliknya dicabut pada September 2025 setelah dia ikut serta dalam aksi pro-Palestina di New York dan mendorong tentara AS untuk menolak perintah Trump.

Meski pembicaraan tersebut menunjukkan membaiknya hubungan pribadi tentatif antara kedua pemimpin, analis mengatakan bahwa perbedaan mendalam terkait keamanan, kebijakan narkoba, dan aksi militer regional tetap belum terselesaikan. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • ESDM: Efisiensi Energi Bisa Pangkas 37 Persen Emisi Sektor Energi, Industri Makin Untung
    Preview komentar:
    Langkah proaktif pemerintah melalui program percontohan SETI ini ...
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
Advertisement
gaia musik festival
Olahraga
The Blues Sambangi Indonesi...
Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

Darurat Karhutla, Dalam 7 Bulan 219 Ribu Hektare Area Terindikasi Terbakar

07 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.